Peringati Hari Pahlawan, Pelajar Indonesia dan Rusia Seminar Kepahlawanan

144

KAGAMA.CO, MOSKOW – Semarak Hari Pahlawan tidak hanya dirasakan dan diperingati di Indonesia, tetapi juga di Rusia. Pelajar Indonesia dan Rusia mengisi Hari Pahlawan dengan menggelar Seminar Internasional Kepahlawanan yang bertema “Meneladani Perjuangan Pahlawan Bangsa” bertempat di KBRI Moskow, Jumat (9/11/2017).

Seminar yang diselenggarakan oleh Sekolah Indonesia Moskow dan didukung oleh KBRI Moskow, International Public Organization (IPO) dan Academy of Public Administration (APA) ini diikuti oleh 58 pelajar dari Sekolah Indonesia Moskow dan 21 sekolah Rusia, baik yang berasal dari Moskow maupun luar Moskow, seperti Sergiev Posad, Krasnoarmeysk, Krasnogorsk, Korolyov, Dmitrov, Balashiha, Novovolkovo, dan bahkan St. Petersburg yang berjarak sekitar 850 km dari Moskow.

Turut hadir dalam acara ini para guru sekolah, orang tua murid, Presiden IPO Tatiana Mikhailova, Kepala Departemen Sistem Pendidikan APA Prof. Mikhail Nechev, staf KBRI Moskow, dan tamu undangan lainnya.

Kepala Sekolah Indonesia Moskow selaku penanggung jawab seminar menyampaikan sambutan Foto Istimewa]
Kepala Sekolah Indonesia Moskow selaku penanggung jawab seminar menyampaikan sambutan Foto Istimewa]

Kepala Sekolah Indonesia Moskow, Sudirham, selaku penanggung jawab seminar, mengatakan penyelenggaraan seminar internasional  bertujuan  menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dan sebagai bentuk pembelajaran bagi peserta didik dalam menghargai jasa-jasa pahlawannya.

Sementara Presiden IPO Tatiana Mikhailovna mengatakan, kegiatan ini sebagai bagian dari diplomasi kebudayaan untuk mempererat hubungan kedua bangsa. Peringatan Hari Pahlawan di Indonesia pada 10 November hampir bersamaan dengan peristiwa bersejarah di Rusia pada 4 November yang diperingati sebagai Hari Kesatuan Rusia.

Bahkan, Tatiana mengusulkan agar 10 November bisa dijadikan sebagai Hari Pahlawan Internasional. “Yang menarik bagi kita adalah bagaimana generasi muda dapat meneladani para pahlawan yang telah berjuang untuk bangsanya,” kata Tatiana.