Menteri Basuki Optimis Tol Batang-Semarang Bisa Dilalui Arus Mudik 2018

70

KAGAMA.CO, SEMARANG — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau progres pekerjaan ruas tol Batang-Semarang tepatnya di seksi 5 Kaliwungu-Semarang (10,40 km), Minggu (5/11/2017).

Ruas tol ini merupakan ruas tol kedua yang dicek progresnya oleh Menteri Basuki pada hari minggu itu, setelah tol Pemalang-Batang. Pada kunjungan keduanya ini, ia mendapat penjelasan mengenai progres pembangunan Jalan Tol Batang-Semarang dari Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Saut Simatupang selaku pengelola proyek jalan tol ini.

Tol Batang-Semarang merupakan bagian dari tol Trans Jawa yang dibangun sejak Juni 2016 dan ditargetkan beroperasi akhir 2018 [Foto ISTIMEWA]
Tol Batang-Semarang merupakan bagian dari tol Trans Jawa yang dibangun sejak Juni 2016 dan ditargetkan beroperasi akhir 2018 [Foto ISTIMEWA]

Menteri Basuki mengatakan, saat ini progres ruas Batang-Semarang (74,20 km) yang terbagi menjadi 5 seksi dengan nilai investasi sekitar Rp11 triliun secara keseluruhan sudah mencapai 55,7 persen. Sementara, untuk progres konstruksi masing-masing seksi, yakni Seksi I Batang-Tulis (3,2 km) sebesar 86,7 persen, seksi II Tulis-Weleri (36,35 km) sebesar 46,52 persen, seksi III Weleri-Kendal (10,75 km) sebesar 56,37 persen dan seksi IV Kendal-Kaliwungu (13,5 km) progres fisiknya sudah 57,62 persen.

“Untuk seksi V progres konstruksi sudah 66,2%. Dengan melihat langsung progresnya, saya yakin saat arus mudik Lebaran 2018 sudah dalam kondisi beton sehingga tidak ada lagi tol darurat tahun ini,” tegasnya.

Untuk pembebasan lahan, menurutnya saat ini berjalan dengan lancar dan tidak ditemukan kendala yang berarti. Pembebasan lahan sudah selesai seluruhnya pada seksi I dan 4 seksi lainnya sudah di atas 90 persen.