Kurangi Pengangguran di Klaten, Kemenperin Angkat Potensi IKM Logam

69

KAGAMA.CO, KLATEN – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah mendorong kemajuan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah melalui pengembangan potensi industri di wilayah tersebut. Upaya ini sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat serta mengurangi jumlah pengangguran.

“Bapak Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan agar mengoptimalkan penciptaan lapangan kerja di daerah utamanya di desa, termasuk Solo Raya (meliputi Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten) supaya tingkat penganggurannya lebih rendah lagi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi Koperasi Batur Jaya di Klaten, Jawa Tengah, Jumat petang (3/11/2017).

Menperin menegaskan, Klaten merupakan lokasi yang strategis karena berada di antara Yogyakarta dan Solo. Kabupaten ini memiliki sentra industri kecil dan menengah (IKM) sektor pengecoran logam yang berpeluang untuk ditumbuhkembangkan. Salah satunya di Koperasi Batur Jaya yang berdiri sejak tahun 1976. Saat ini, koperasi tersebut memasok komponen logam ke beberapa industri besar seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI), Panasonic dan Rinnai.

“Investor sudah ada di sekitaran Klaten. Lokasinya bisa disebut berlian, karena di antara Jogja dan Solo. Masyarakatnya pun sudah kenal industri seperti mereka yang bekerja di pabrik gula dan IKM logam. Jadi sektor industri bukan barang baru, tinggal digali terus potensinya,” ungkap Airlangga.

Menperin menegaskan, aktivitas industri membawa nilai tambah signifikan bagi pembangunan dan perekonomian daerah dan nasional. Misalnya, melalui penyerapan tenaga kerja serta penerimaan devisa dan pendapatan daerah. “Jadi, solusinya adalah membangun industri sangat penting. Sebab, apabila keluarga ada yang bekerja di pabrik, di mana saat ini UMK di Klaten sekitar Rp1,6 juta, lebih besar dibanding kerja di sawah,” tuturnya.