Jumat, 24 Mei 2024 | 22:45 WIB

Belanda Mitra Strategis Indonesia dalam Poros Maritim Dunia

Dr. Rizal Ramli mengawali pemaparan dengan menegaskan bahwa pemerintah Indonesia saat ini serius dalam membangkitkan kejayaan maritim Indonesia. “Agar bangsa Indonesia lebih disegani oleh bangsa-bangsa lain, maka Indonesia harus memanfaatkan segala potensi kemaritimannya”, tegas Rizal Ramli.

Dijelaskan bahwa Indonesia memiliki banyak potensi di bidang kelautan, seperti kekayaan sumber daya alam, perikanan, investasi, perdagangan, dan pariwisata. Semuanya bermuara pada potensi perekonomian. Potensi perekonomian dari kelautan Indonesia diperkirakan bisa mencapai sekitar US$ 1,2 triliun.

“Kepentingan pemanfaatan potensi laut Indonesia adalah untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia”, tegas Rizal Ramli.

MOU Kerja Sama Kemaritiman membuka sektor-sektor yang dapat menjadi peluang kerja sama, antara lain infrastruktur, pembangunan pelabuhan, logistik dan pendidikan kemaritiman [Foto ISTIMEWA]
MOU Kerja Sama Kemaritiman membuka sektor-sektor yang dapat menjadi peluang kerja sama, antara lain infrastruktur, pembangunan pelabuhan, logistik dan pendidikan kemaritiman [Foto ISTIMEWA]
Rizal yakin siapapun yang menguasai laut, maka bangsa itu akan menguasai dunia. “Spanyol, Portugal, Inggris dan Amerika Serikat merupakan beberapa contoh negara yang mencapai kejayaannya karena menguasai laut dengan kekuatan maritim yang kuat, yang ditopang dengan kapal perang, kapal dagang dan perikanan”.

Saat menjabat Menteri Koordinator Kemaritiman, Rizal Ramli telah mengambil kebijakan guna mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia yang disegani negara-negara lain. Kebijakan tersebut, antara lain pengembangan konektivitas (tol) laut dengan membangun banyak pelabuhan baru di luar pula Jawa, pemberantasan illegal fishing, mempromosikan budaya maritim kepada generasi muda, dan diplomasi kemaritiman dengan mendorong pelatihan bersama TNI dengan angkatan perang asing guna mencegah potensi konflik yang dapat merugikan Indonesia.

Pemerintah Indonesia juga saat ini terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelabuhan-pelabuhan yang ada untuk mendukung sepenuhnya perdagangan. “Koordinasi di antara seluruh kementerian yang terkait terus diperkuat guna membenahi lokasi-lokasi tujuan wisata agar mendatangkan nilai kemanfaatan, tidak saja untuk pertumbuhan ekonomi tapi juga untuk penciptaan lapangan pekerjaan di sektor pariwisata”, tambahnya.


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA