Putra Nababan : Generasi Muda Mesti Berinovasi dan Tak Sekadar Jadi Karyawan

35
Para mahasiswa antusias mengikuti pemaparan pengalaman wartawan senior Putra Nababan. Ira/KAGAMA
Para mahasiswa antusias mengikuti pemaparan pengalaman wartawan senior Putra Nababan. Ira/KAGAMA

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR– Center for Digital Society (CfDS) FISIPOL UGM kembali mengadakan diskusi menuju masyarakat digital ke-12 yang bertajuk “My Innovative Job Opportunities in the Digital Era” di Convention Hall FISIPOL, Bulaksumur, Kamis (22/10/2017).

Putra Nababan, praktisi media massa sekaligus wartawan senior, tampil sebagai pembicara dan berbagi pengalaman kepada para mahasiswa yang hadir memenuhi ruangan.

“Saat ini, sudah masuk dalam era digital, semua anak dapat berkembang sesuai passion, dan potensi diri,” ujar founder idtalent.id tersebut.

Ia menambahkan bahwa persaingan di era digital ini lebih mengutamakan pada kompetisi ide, mengingat Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada 2025.

Oleh karenanya, generasi muda mesti menciptakan inovasi menggunakan platform digital, tidak sekadar menjadi karyawan saja.

Selain itu, menurut Nababan, generasi muda hendaknya mengasah softskill dan menciptakan kolaborasi dengan berbagai keilmuan agar terobosan baru dapat optimal dan manfaatnya tersebar luas ke masyarakat.

Di sisi lain, Indonesia juga sedang menuju revolusi industri digital, namun hingga kini Indonesia masih mengalami krisis pemuda yang andal di bidang teknologi digital.

Situasi dan keprihatinan ini mendorong beberapa peneliti di kampus UGM membuat forum CfDS ini.

“Forum secara berkala ini digunakan bagi para profesional atau praktisi untuk membagikan pengalaman mereka sehingga para mahasiswa atau generasi muda memperoleh pengetahuan sebagai bekal untuk menjadi masyarakat digital,” tutur Edi, salah satu pegiat CfDS. (Ira)