Presiden Resmikan Pasar Rakyat Maros Baru

326
Kepala Negara didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan pembukaan Pasar Rakyat Maros Baru yang diharapkan bisa meningkatkan roda ekonomi di kabupaten Maros.

MAROS, KAGAMA. Mengawali kegiatan hari kedua berada di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (13/7/2017), Presiden Joko Widodo akan meresmikan Pasar Rakyat Maros Baru.

Tiba pukul 07.30 WITA di Pasar Rakyat Maros Baru, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo disambut oleh Bupati Maros Hatta Rahman.

Kepala Negara didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan pembukaan Pasar Rakyat Maros Baru yang diharapkan bisa meningkatkan roda ekonomi di kabupaten Maros.
Kepala Negara didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan pembukaan Pasar Rakyat Maros Baru yang diharapkan bisa meningkatkan roda ekonomi di kabupaten Maros.

Setelah menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian Pasar Maros Baru, Presiden dan Ibu Iriana mengelilingi kios dan los pasar didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Bupati Maros Hatta Rahman.

Peresmian Pasar Rakyat Maros Baru oleh Presiden Joko Widodo diharapkan bisa  banyak menarik para pedagang menengah dan kecil yang ada di Maros.
Peresmian Pasar Rakyat Maros Baru oleh Presiden Joko Widodo diharapkan bisa banyak menarik para pedagang menengah dan kecil yang ada di Maros.

Pasar Rakyat Maros Baru memiliki luas satu hektare, 278 unit ruangan, terdiri dari 44 unit kios, 98 lods, 56 lapak kering, 40 lapak basah, gedung ruangan pengelola, musholla, toilet, ruang menyusui serta ruangan merekok.

Kepala Negara berdialog akrab dengan salah satu pedagang  yang menjajakan jam tangan di Pasar Rakyat Maros Baru.
Kepala Negara berdialog akrab dengan salah satu pedagang yang menjajakan jam tangan di Pasar Rakyat Maros Baru.
Seraya meninjau fasilitas Pasar Rakyat Maros Baru, Presiden Joko Widodo berdialog dengan pedagang soal ketersediaan dan harga barang.
Seraya meninjau fasilitas Pasar Rakyat Maros Baru, Presiden Joko Widodo berdialog dengan pedagang soal ketersediaan dan harga barang.

Sumber : Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden