Presiden Minta ASN Manfaatkan Teknologi Informasi

58

JAKARTA, KAGAMA – Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik melalui penerapan pemerintah-el atau e-government.mengingat, di era teknologi informasi yang pesat, kecepatan merupakan suatu hal yang sangat penting.

Presiden Joko WIdodo memimpin rapat terbatas bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Menteri dan pejabat pemerintahan terkait kinerja birokrasi dan pelayanan publik (Foto ISTIMEWA)
Presiden Joko WIdodo memimpin rapat terbatas bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Menteri dan pejabat pemerintahan terkait kinerja birokrasi dan pelayanan publik (Foto ISTIMEWA)

Pernyataan Presiden disampaikan dalam rapat terbatas, Selasa (20/6/2017) di Kantor Presiden, Jakarta. Kepala Negara berharap bangsa Indonesia tidak tertinggal jauh dibandingkan dengan negara-negara lain dalam pelayanan publik dan administrasi kepada warga.

Presiden Jokowi menyatakan terus memantau perkembangan penyelesaian penataan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelaksanaan reformasi birokrasi. Jauh sebelumnya, dalam rapat terbatas mengenai hal tersebut pada 18 Januari 2017 lalu, Presiden telah menyampaikan, diperlukan sebaran ASN yang lebih merata dan bisa memberikan pelayanan hingga ke pelosok.

Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Menko Polhukam WIranto dan Menteri Sekretaris Negara Prof Dr Pratikno, M Soc, Sc (Foto ISTIMEWA)
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Menko Polhukam WIranto dan Menteri Sekretaris Negara Prof Dr Pratikno, M Soc, Sc (Foto ISTIMEWA)

Melalui penerapan teknologi informasi, Presiden Joko Widodo menginginkan kerja ASN yang akan semakin dimudahkan dan cepat. Baginya, pelayanan publik merupakan ruh dari ASN itu sendiri.

Presiden berharap bangsa Indonesia tidak tertinggal jauh dibandingkan negara-negara lain dalam pelayanan publik dan administrasi kepada warga (Foto ISTIMEWA)
Presiden berharap bangsa Indonesia tidak tertinggal jauh dibandingkan negara-negara lain dalam pelayanan publik dan administrasi kepada warga (Foto ISTIMEWA)

“Saya tidak ingin ASN kita menghabiskan waktu berhari-hari untuk membuat SPJ yang jumlahnya dulunya berlembar-lembar atau menghabiskan waktu berjam-jam untuk memeriksa surat atau berkas-berkas yang menumpuk. Saya kira semua bisa kita sederhanakan melalui penggunaan teknologi informasi yang baik,” ucapnya. [rts]