Ilmu Biologi Ambil Peran dalam Bisnis Bioteknologi Klinis

105

BULAKSUMUR, KAGAMA – Ilmu dasar Biologi memegang peranan penting untuk menguatkan pondasi penelitian biomedis. Hal ini berbeda dengan penelitian di ilmu Kedokteran sebagai ilmu terapan.  Sementara penelitian dengan pendekatan tradisional memakan waktu lebih dari 17 tahun untuk bisa dimanfaatkan langsung oleh penderita penyakit tertentu. Pada saat bersamaan para peneliti di bidang biomedis berpacu dengan waktu untuk menemukan solusi dari permasalahan klinis.

Prof R Majunantha Kini dari National  University of Singapore  mengungkap hal itu. Namun, lanjut Kini, dengan pengembangan metode baru, penemuan obat maupun metode pengobatan bisa menjadi lebih singkat sehingga bisa lebih segera dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Hal itu diungkap Kini dalam kuliah umum “From Basic to Biotech Business: Path to Clinic”, Jumat (2/6/2017) di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kini dalam kunjungan kedua kalinya  di Auditorium Fakultas Biologi UGM memaparkan setiap detil tahapan penelitiannya. Mulai dari penelitian paling dasar hingga mencapai penemuan obat yang dapat menyelamatkan nyawa banyak pasien.

Dalam penanganan medis, menurut Kini, sering terjadi penggumpalan darah yang menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah hingga dapat berakibat fatal terhadap pasien. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Profesor pemegang puluhan paten dari Laboratorium Ilmu Protein, Department of Biological Science, National University of Singapore, ini telah memanfaatkan senyawa kimia yang terkandung dalam binatang.

“Binatang berbahaya seperti ular, kalajengking, lebah, nyamuk dan lintah, ternyata mengandung bahan kimia aktif yang menjadi obat antipenggumpalan darah,” jelasnya.

Dalam prosesnya, Kini menempuh berbagai tahapan penelitian, dari pembuatan model struktur protein, menyintesis protein, hingga melakukan pengujian senyawa tersebut ke pasien. Setelah memastikan keefektifan dan keamanannya, senyawa kimia tersebut bisa masuk menjadi komoditas bisnis.

“Untuk memulai bisnis, secara umum ada tiga kunci yang diperlukan, yaitu ide, uang, dan personil,” tambah peneliti di salah satu Laboratorium yang mengkaji struktur dan fungsi protein terbaik di dunia di hadapan mahasisa S1, S2, dan dosen Fakultas Biologi UGM.

Paparan Kini terkait tahapan suatu penelitian biologi protein diharapkan membuka wawasan peserta kuliah umum bahwa penelitian ilmu dasar Biologi sangat memegang peranan penting untuk menentukan tahapan lebih lanjut hingga bermuara di produksi dan bisnis. [Humas UGM/Ika/rts]