Presiden Sebut Buka Bersama Pererat Tali Silaturahmi

51
Presiden Joko Widodo didampingi Mensesneg Pratikno (kiri) dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang (kanan) memberikan keterangan pers kepada awak media.

JAKARTA, KAGAMA. Silaturahmi merupakan salah satu cara Presiden Joko Widodo dalam menghidupkan suasana Ramadan 1438 H. Sore, Selasa (6/6/2017), di kediaman Ketua DPD Oesman Sapta Odang yang berlokasi di Jalan Karang Asem Utara, Jakarta, menjadi lokasi Presiden berbuka puasa bersama sekaligus bersilaturahmi.

“Ini bagus, yang pertama untuk mempererat ukhuwah Islamiyah kita tapi juga mempererat ukhuwah watoniyah kita,” ujar Presiden kepada para jurnalis usai acara.

Presiden bersama para pejabat tinggi negara dan menteri melaksanakan salat maghrib sebelum berbuka puasa bersama.
Presiden bersama para pejabat tinggi negara dan menteri melaksanakan salat maghrib sebelum berbuka puasa bersama.

Silahturahmi5

Lebih lanjut Presiden menyatakan bahwa silaturahmi tersebut juga dimanfaatkan untuk mendiskusikan segala permasalahan bangsa yang dapat diselesaikan melalui musyawarah.

“Kadang-kadang berbuka juga berbicara hal-hal yang berkaitan dengan persoalan-persoalan masalah bangsa,” ungkapnya.

Berbuka puasa bersama dijadikan Kepala Negara sebagai ajang silahturahmi dan membicarakan persoalan bangsa dengan para pejabat tinggi negara.
Berbuka puasa bersama dijadikan Kepala Negara sebagai ajang silahturahmi dan membicarakan persoalan bangsa dengan para pejabat tinggi negara.

Presiden pun berharap dirinya memiliki kesempatan untuk berbuka puasa dengan berbagai lapisan masyarakat di Tanah Air.

“Ya dengan semua. Kalau malam dengan rakyat, masyarakat, kami berbuka puasa. Kemarin kan sudah dengan Ketua MPR, DPR, DPD dengan Pak Oesman. Nantinya tidak tahu dengan siapa lagi,” ucap Presiden.

Acara buka puasa bersama di kediaman Ketua DPD Oesman Sapta Odang dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet Kerja dan juga para pimpinan lembaga tinggi negara.

Presiden Joko Widodo dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang menjalin komunikasi  lewat acara buka puasa bersama guna mencari atas persoalan negara.
Presiden Joko Widodo dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang menjalin komunikasi lewat acara buka puasa bersama guna mencari solusi atas persoalan negara.

Di antaranya, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR Setya Novanto, Ketua Komisi Yudisial Aidul Fitriciada Azhari, Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat, Menteri Koodinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, serta Kepala BIN Budi Gunawan.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Said Aqil Siradj turut hadir untuk memberikan tausiah. Sedangkan Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A bertindak sebagai imam salat Magrib.

 

Sumber : Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden