Promosi Maluku pada World Proef di Apeldoorn

223

APELDOORN, KAGAMA – Budaya dan potensi Kepulauan Maluku dipromosikan dalam World Proef yang diselenggarakan Gelre Association bekerjasama Pemerintah Kota Apeldoorn, Belanda, Minggu (7/5/2017) di Oranje Park, Apeldoorn. Acara dikemas dalam bentuk pasar rakyat, berisi aneka macam kuliner dan budaya internasional.

Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda berpartisipasi dalam acara tersebut. Sementara, pada penyelenggaraan 2017 Kanada menjadi tuan rumah dengan memeroleh lebih banyak waktu dan tempat guna memerkenalkan budaya dan sejarahnya.

Promosi oleh Dinas Pariwisata Maluku dengan mengenalkan potensi-potensi keindahan pariwisata bawah laut dan kegiatan internasional seperti tur sepeda Tour de Mollucas yang akan diselenggarakan pada September 2017 di Maluku.

Tari-tarian khas Maluku dipromosikan pada event World Proef di Oranje Park, Apeldoorn, Belanda (foto ISTIMEWA)
Tari-tarian khas Maluku dipromosikan pada event World Proef di Oranje Park, Apeldoorn, Belanda (foto ISTIMEWA)

Menariknya, booth Indonesia dipenuhi tidak hanya pengunjung lokal atau warga Belanda yang penasaran dengan pariwisata di Maluku, melainkan juga dari penduduk Maluku yang sudah lama menetap di Belanda.

Indonesia juga menyuguhkan pertunjukan budaya, yaitu Tari Obor oleh Sanggar Tari Polawano, terdiri dari putra-putri keturunan Maluku yang menetap di Belanda. Selain itu, juga ditampilkan duo Kesuma dan Maas membawakan lagu-lagu tradisional Maluku dan daerah lain di Indonesia yang menarik banyak pengunjung untuk menari poco-poco, maumere, dan line dance lainnya.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Wesaka Puja, berkesempatan menerima penyerahan simbolik Indonesia untuk menjadi host country di acara yang sama tahun depan. Sebuah kesempatan besar bagi Indonesia untuk memerkenalkan budaya dan sejarahnya yang kaya kepada dunia. (rts)