Wisudawan Terbaik Ini Masuk Departemen Perikanan UGM Berkat Terinspirasi Menteri Susi

1584

Baca juga: Guru Besar Termuda Fakultas Kehutanan UGM Didapuk Jadi Deputi Lembaga Riset Kehutanan Dunia

Menulis, menurut Berli sangat penting, karena dengan banyak menulis, bahan kuliah akan dengan mudah masuk dalam ingatan.

Tak hanya fokus mendengarkan dosen di kelas, dia juga kerap mempelajari isu terkini, terutama soal perikanan.

Hal itu diakui Berli sangat bermanfaat, terutama karena dosen kerap menanyakan soal isu terkini kala menggelar kuliah di dalam kelas dan memberikan ujian.

Cara itu sangat berguna baginya, karena Berli  memang tak suka belajar dengan cara berlama-lama duduk menyendiri di dalam kamar.

Baca juga: Susunan Pengda KAGAMA Jateng Periode 2020-2025 Bertabur Daun Muda

Jaga Api  Skripsi Tetap Menyala

Salah satu tantangan menuju wisuda bagi Berli adalah kala mengerjakan skripsi.

Dia mengungkapkan bahwa skripsinya merupakan salah satu penelitian awal, sehingga cukup menantang.

Tema skripsi yang diambil Berli adalah penggunaan probiotik pada ikan.

“Penelitian ini kan awal ya, sehingga mesti cari metode sendiri, sering tanya ke dosen, bahkan untuk bahan penelitian juga mesti didatangkan dari luar negeri,” tutur Berli.

Kendati demikian, Berli mengaku semangatnya sempat naik turun kala mengerjakan skripsi, karena sempat mengalami waktu jeda yang cukup panjang.

Baca juga: 30 Tahun Mengabdi, Ketua KAGAMA Sleman Sebut Alumni UGM Low Profile Sejak Dulu