KAGAMA.CO, BULAKSUMUR  Saat ini UGM mulai menggunkan model pembangunan berkelanjutan sebagai model pembangunan infrstruktur di wilayahnya. Melalui model ini, UGM diharapkan bisa menciptakan ruang kampus yang teduh dan asri bagi khalayak ramai.

Oleh karena itu, UGM antara lain membangun Wisdom Park (Taman Kearifan) yang sebagian biayanya didanai oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu-Opak yang bernaung di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Taman ini mulai dibangun pada pertengahan 2013 dan selesai pada 2013. Menurut laman balairungpress.com, pada 10 Februari 2014, dilibatkannya Kementerian PU dalam pembangunan Wisdom Park lantaran UGM kekurangan dana dan tenaga guna membangun embung sebagai bagian integral dari Wisdom Park.

Taman Kearifan berlokasi di bagian timur kampus utama, tepatnya terletak di sisi Tiimur Masjid Kampus.

Taman yang merupakan bagian dari area terbuka hijau milik UGM ini antara lain memiliki fasilitas olahraga di dalam dan luar ruangan, seperti lintasan joging, panggung teater, dan sebuah terowongan ikonis sebagai penghubung utara dan selatan taman.

Di dalamnya juga terdapat sebuah kolam tampungan sebagai fasilitas pencegah banjir, konservasi lahan, area bercocok tanam perkotaan, aneka fasilitas rekreasi, ruang rapat dan restoran, serta sistem air siap minum Toyagama.

Unit pengolahan air munum kemasan bikinan UGM ini yang akan menyuplai kebutuhan air minum seluruh kampus UGM, baik melalui jaringan pipa maupun pengantaran ke unit-unit.