Widodo Tapaki Karier dengan Berguru Kepada Banyak Sumber Ilmu

319
UGM ke depan perlu semakin mengembangkan mata kuliah lintas disiplin ilmu untuk mendukung munculnya bidang keilmuan baru yang strategik bagi bangsa. Foto: Sindung Tjahyadi
UGM ke depan perlu semakin mengembangkan mata kuliah lintas disiplin ilmu untuk mendukung munculnya bidang keilmuan baru yang strategik bagi bangsa. Foto: Sindung Tjahyadi

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Widodo, S.P., M.Sc. Ph.D. (50) yang menempuh studi sarjana di Jurusan Mikrobiologi Pertanian UGM, tidak hanya belajar di satu tempat, tetapi juga di tempat lain.

Petualangan itu dimulai sejak Widodo mengambil kajian mikrobiologi pangan.

Sebagian kuliahnya dia ambil di Fakultas Teknologi Pertanian.

Kuliah lintas fakultas bagi Widodo merupakan tantangan yang menyenangkan.

Awalnya, dia sempat ragu dan takut tidak bisa lancar mempelajari disiplin ilmu barunya.

“Ketakutan jelas ada, apalagi mahasiswa mikrobiologi pertanian terkenal lulusnya lama. Tapi karena tekad, semua bisa dilalui,” ungkapnya.

Selain itu, Widodo juga merasa nyaman dengan fleksibilitas kelas lintas fakultas saat itu yang merangkul semua mahasiswanya.

Baca juga: Menyaksikan Tergerusnya Bahasa Indonesia dari Lipstik

Kuliah Sederhana yang Menginspirasi

Di luar kuliahnya, pria yang lahir dan besar di Klaten, Jawa Tengah ini menyempatkan diri mengikuti berbagai kegiatan ilmiah, seperti lomba karya tulis ilmiah dan lomba karya inovatif produktif, sehingga kemampuan menulis akademisnya semakin terasah.

Dari pengalaman ini, Widodo bersemangat mempublikasikan jurnal.

Jelang kelulusan, Widodo menaruh minatnya di bidang bioteknologi.

Pernah suatu ketika, salah seorang dosennya baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Jepang, datang kembali untuk mengajar di Fakultas Pertanian.

“Beliau membawa jurnal yang kemudian ditunjukkan ke kami bahwa itu hasil rekayasa genetika pada tanaman tembakau yang bisa mengekspresikan gen berpendar (luciferase) dari kunang-kunang.”

“Sehingga tanaman tembakau dapat berpendar dalam gelap seperti kunang-kunang, sesuatu yang mengagumkan bagi Saya saat itu,” ungkap Widodo.

Kuliah sederhana pagi hari itu, membuat Widodo terinspirasi.

Wawasan ini yang kemudian mendorongnya untuk menekuni bidang bioteknologi di masa depan.

Baca juga: Segudang Dimensi Sindung Tjahyadi, Sempat Disangka Ingin Jadi Dukun