Warga KAGAMA Balikpapan Ini Melihat Peluang Usaha dari Perantau yang Kangen Rumah

116
Warga KAGAMA Balikpapan, Dilla H. Rasyid, bercerita tentang usahanya kuliner makanan khas Jogja. Foto: Ist
Warga KAGAMA Balikpapan, Dilla H. Rasyid, bercerita tentang usahanya kuliner makanan khas Jogja. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BALIKPAPAN – Dilla Hertanti Rasyid sudah suka dengan kegiatan bisnis sejak kuliah di Ilmu Gizi UGM pada 2008.

Hanya, saat kembali ke kampung halamannya, Balikpapan, aktivitas yang dia gemari itu sempat terhenti.

Penyebabnya karena Dilla sibuk dengan pekerjaannya di Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.

Dilla lantas menikah pada 2015 dan mengambil keputusan berhenti bekerja kantoran.

Masalah kesehatan menjadi latar belakangnya, juga karena dia ingin segera memiliki momongan.

Baca juga: Jangan Takut Produk Kemahalan, Setiap Harga Ada Pembelinya

Tak berapa lama, sang anak lahir dan beranjak menjadi balita. Ternyata, keinginan berbisnis Dilla muncul kembali.

Dilla memulai usaha kuliner rumahan dengan menu Soto Semanggi.

Namun, di kemudian hari, dia menjatuhkan pilihan untuk menekuni menu khas Jogja yang tidak banyak dijumpai di Balikpapan.

Menu khas Jogja itu adalah Kupat Tahu, bakmi ayam jamur, dan Lotek, dengan ciri khas ala Dilla.

Tiga jenis makanan itu dia pasarkan lewat WhatsApp story, Facebook, dan Instagram @dapur_jogjes.

Baca juga: KAGAMA Balikpapan dan KAGAMA Care Raih Apresiasi dari PMI Kota Balikpapan