Wadubes Azis Nurwahyudi Menilai Mahasiswa adalah Ujung Tombak Kerja Sama Indonesia-Rusia

37
Wakil Dubes RI untuk Rusia yang merupakan alumnus UGM, Azis Nurwahyudi, memandang bahwa mahasiswa punya peran penting dalam relasi Indonesia-Rusia. Foto: KBRI Moskow
Wakil Dubes RI untuk Rusia yang merupakan alumnus UGM, Azis Nurwahyudi, memandang bahwa mahasiswa punya peran penting dalam relasi Indonesia-Rusia. Foto: KBRI Moskow

KAGAMA.CO, MOSKOW – KBRI Moskow menggelar webinar Peran Mahasiswa dalam Diplomasi Indonesia-Rusia pada Rabu (23/9/2020).

Tiga narasumber hadir dalam kesempatan ini. Mereka adalah Minister Counsellor Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Moskow, Adiguna Wijaya; dosen Fakultas Ketimuran di St. Petersburg State University, Svetlana Banit, dan mahasiswa Indonesia program S2 Hubungan Internasional dari RUDN University, Alfachreza Azure.

Seminar dibuka oleh Kuasa Usaha Ad Interim/Wakil Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, Azis Nurwahyudi.

Wadubes Azis menuturkan, peran mahasiswa sangat besar dalam pengembangan hubungan Indonesia dan Rusia.

Menurutnya, mahasiswa merupakan salah satu aset dalam diplomasi kedua negara.

Baca juga: Julian Latuheru, Alumnus Magister Manajemen UGM yang Nyaman Jualan Marmer via Instagram

“Karena mahasiswa sebagai aktor second track diplomacy yang berhubungan langsung dalam kerangka people-to-people contact,” kata Wadubes Azis kepada Kagama.

“Karena itu, kerja sama dalam bidang pendidikan, sosial, dan budaya penting untuk lebih mendekatkan hubungan kedua negara.”

“Prospek kerja sama terbuka luas dan mahasiswa sebagai ujung tombaknya,” beber alumnus Hubungan Internasional UGM angkatan 1988 tersebut.

Selanjutnya, Svetlana Banit mengungkapkan, pengajaran Bahasa Indonesia di St. Petersburg State University telah dilakukan sejak 65 tahun lalu hingga sekarang.

Baginya, hal itu bisa terjadi karena adanya peran mahasiswa dan akademisi yang juga mendekatkan hubungan kedua bangsa.

Baca juga: KAGAMA Kepri dan KAGAMA Batam Sumbang 150 Bibit Pohon untuk Kebun Raya Batam