Wabah Corona, Gubernur DIY Terapkan Mitigasi Lock Down

99
Gusti paring dalan kanggo wong sing gelem dalan, Gubernur sampai hari ini belum menyatakan status lock down di Jogja, melainkan calm down sebagai mitigasi bencana non alam. Foto: Antara
Gusti paring dalan kanggo wong sing gelem dalan, Gubernur sampai hari ini belum menyatakan status lock down di Jogja, melainkan calm down sebagai mitigasi bencana non alam. Foto: Antara

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Saat ini sedang berlangsung suasana tidha-tidha yang sulit diramal.

Hal ini sebagaimana digambarkan oleh Pujangga Wekasan, Ranggawarsita dalam Serat Kalatidha.

Demikian disampaikan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Senin (23/03/2020).

Imbauan Sri Sultan tersebut disampaikan dalam pidato bertajuk “Cobaning Gusti Allah Awujud Virus Corona”.

Di tengah suasana ketidakpastian dan was-was karena wabah penyakit Covid-19, Sri Sultan mengajak masyarakat untuk menghadapinya dengan sikap tawakal, tulus, ikhlas, pasrah lahir dan batin, disertai ikhtiar yang berkelanjutan.

Baca juga: Komitmen KAGAMA Penajam Paser Utara Tanggulangi Wabah Corona

Menurutnya, kondisi dari tanggap darurat bencana Covid-19 ini ibarat dua sisi mata uang.

“Di balik bahaya ada peluang. Bagaikan pedang bermata dua, hanyut dalam musibah atau bertahan hidup,” tuturnya.

Mengutip ajaran Islam, Gubernur mengatakan, di balik cobaan selalu ada berkah yang datang kemudian.

Kadang kemudahan tampak menyenangkan, tetapi bisa membuat orang terlena.

Pengemudi kendaraan bisa saja celaka di jalan raya yang mulus.

Baca juga: KAGAMA Balikpapan Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Rumah Ibadah Muslim dan Nasrani