UKM Peduli Difabel UGM Gelar Kegiatan Menanam Pohon Bersama Difabel di Hutan Wanagama

28
Pada puncak Harmoni Inklusi 2019 ini, diselenggarakan kegiatan menanam pohon bersama difabel, pada Minggu (1/12) di Hutan Pendidikan Wanagama, Gunungkidul. Foto: Humas UGM
Pada puncak Harmoni Inklusi 2019 ini, diselenggarakan kegiatan menanam pohon bersama difabel, pada Minggu (1/12) di Hutan Pendidikan Wanagama, Gunungkidul. Foto: Humas UGM

KAGAMA.CO, GUNUNGKIDUL – Dalam rangka memperingati hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada Selasa (3/12/2019), UKM Peduli Difabel UGM menyelenggarakan sebuah rangkaian acara yang bertajuk Harmoni Inklusi 2019.

Pada puncak Harmoni Inklusi 2019 ini, diselenggarakan kegiatan menanam pohon bersama difabel, pada Minggu (1/12) di Hutan Pendidikan Wanagama, Gunungkidul.

Acara ini diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia, Peduli Dystrophy Muskular Indonesia, DPC Gerkatin, YAKETUNIS (Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam), teman-teman difabel dari UGM, dan volunteer yang berasal dari UGM maupun luar UGM.

Ada pun tamu lain yang hadir dalam ouncak acara ini yakni, Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng,. D.Eng., IPU, ASEAN Eng, Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan, Agus Hartono, S.E., M.Ec.Dev.

Hadir pula Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerja Sama Fakultas Kehutanan UGM, Muhammad Ali Imron, S.Hut., M.Sc., Direktur Wanagama Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D, dan salah satu Pembina UKM, Susilo Andi Darma S.H., M. Hum.

Penanaman pohon yang diikuti seluruh tamu undangan.

Ada pun pohon yang ditanam yaitu pohon kelengkeng dan pohon jambu yang merupakan sumbangan dari Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Serayu Opak Progo.

Pada puncak Harmoni Inklusi 2019 ini, diselenggarakan kegiatan menanam pohon bersama difabel, pada Minggu (1/12) di Hutan Pendidikan Wanagama, Gunungkidul. Foto: Humas UGM
Pada puncak Harmoni Inklusi 2019 ini, diselenggarakan kegiatan menanam pohon bersama difabel, pada Minggu (1/12) di Hutan Pendidikan Wanagama, Gunungkidul. Foto: Humas UGM

Baca juga: Kisah Dirjen Ali Ghufron Perjuangkan Vaksin Produksi Indonesia sampai Bikin Amerika Keok

Acara ditutup dengan flashmob lagu berjudul “Manusia Kuat” karya penyanyi Tulus, yang dibawakan dengan bahasa isyarat oleh seluruh panitia Harmoni Inklusi 2019.

Dengan diselenggarakannya flashmob, seluruh rangkaian acara Harmoni Inklusi 2019 dinyatakan berakhir.

Seluruh peserta yang terlibat, baik dari komunitas maupun volunteer merespon baik dan berterima kasih atas terlaksananya acara Harmoni Inklusi 2019.

Dengan adanya acara ini, interaksi baru antara teman-teman volunteer dan teman-teman difable mulai berkembang.

Mereka juga mendapat pengalaman baru selama kegiatan berlangsung.

“Kami berharap dengan terselenggaranya seluruh rangkaian Harmoni Inklusi 2019 dapat mendekatkan masyarakat kepada teman-teman difabel. Hal itu sama seperti halnya tagline yang kami angkat untuk acara ini, yakni ‘Mulai Dari Interaksi, Jalin Komunikasi, dan Saling Memahami,”tandas Gita Harun, selaku humas acara ini.

Dalam rangkaian acara Harmoni Inklusi 2019, sebelumnya telah diselenggarakan kampanye dalam kampus (Campaign On Campus) yang diselenggarakan pada 18-21 November 2019 di Grha Sabha Pramana UGM.

Sementara kampanye terakhir diselenggarakan pada Sabtu (23/11/2019) lalu di Alun-alun Kidul Yogyakarta. (Kinanthi)

Baca juga: Polri Gandeng UGM untuk Tingkatkan Kualitas SDM