KAGAMA.CO, MOSKOW – Universitas Gadjah Mada (UGM) yang didukung KBRI Moskow menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Rusia untuk melakukan kerja sama. Tujuh dokumen telah ditandatangani UGM dengan mitranya di Rusia dalam kunjungan ke Moskow yang dipimpin langsung oleh Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M. Eng., D. Eng. tanggal 24-28 November 2017.

Perguruan tinggi Rusia yang digandeng UGM yaitu M.V. Lomonosov Moscow State University (MGU), Institute of Asian and African Studies (ISAA) MGU, Peoples’ Friendship University of Russia (RUDN University), Ural Federal University (Urfu) dan Russian Academy of Business (RAB). Kerja sama dititikberatkan antara lain pada pengembangan hubungan antarperguruan tinggi, penelitian bersama, simposium atau konferensi bersama, dan pertukaran mahasiswa atau tenaga pengajar. Sementara kerja sama dengan Russian Academy of Business (RAB) lebih difokuskan pada bidang farmasi, termasuk penelitian herbal medicine.

Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono, M Eng, D Eng, dan Rektor RUDN University menandatangani dokumen kerja sama [Foto ISTIMEWA]
Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono, M Eng, D Eng, dan Rektor RUDN University menandatangani dokumen kerja sama [Foto ISTIMEWA]
Rektor UGM Panut Mulyono dan Rektor RUDN University Vladimir Filippov yang pernah menjabat Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia tahun 1998-2004 sepakat merealisasikan kerja sama kongkret. Salah satu kerja sama sebagai tahap awal adalah pertukaran dua mahasiswa dari masing-masing universitas pada tahun 2018.

“Kami mengapresiasi kerja sama ini karena UGM dan RUDN University memiliki catatan hubungan sejarah,” kata Panut Mulyono pada saat pertemuan dengan Vladimir Filippov.

Penandatanganan dokumen kerja sama oleh Rektor UGM dan Rektor RUDN University [Foto ISTIMEWA]
Penandatanganan dokumen kerja sama oleh Rektor UGM dan Rektor RUDN University [Foto ISTIMEWA]
RUDN University merupakan perguruan tinggi bersifat multinasional. Dari sekitar 23 ribu mahasiswa, sekitar 7 ribu di antaranya adalah mahasiswa asing dari 154 negara, termasuk Indonesia. Kunjungan delegasi UGM ke RUDN University mengenang kunjungan Ketua Dewan Menteri Uni Soviet, Nikita Khrushchev ke UGM tanggal 21 Februari 1960. Dalam kunjungan kala itu, Nikita Khrushchev untuk pertama kalinya mengumumkan kepada publik mengenai rencana pembukaan Peoples’ Friendship University di Moskow untuk membantu mempersiapkan spesialis-spesialis dari negara Afrika, Amerika Latin dan Asia.