Tumbuhan Langka di Museum Biologi UGM Kaya Manfaat dan Nilai Filosofis

88
Aneka tumbuhan di Museum Biologi selain memiliki manfaat, juga mempunyai nilai filosofi. Foto: Kinanthi
Aneka tumbuhan di Museum Biologi selain memiliki manfaat, juga mempunyai nilai filosofi. Foto: Kinanthi

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Sebagai acara puncak dari HUT Museum Biologi ke-50, Museum Biologi menyelenggarakan seminar Tumbuhan Khas dan Langka DIY, Koleksi Museum Biologi UGM Serta Tanaman Kopi di Indonesia di Auditorium Fakultas Biologi, pada Sabtu (21/9/2019).

Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerjasama, Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc mengatakan, seminar ini ada karena museum bukan hanya untuk menyimpan koleksi, tapi juga dikembangkan dan dipelajari.

Bicara soal tumbuhan khas dan langka di DIY, dijelaskan oleh Prof. Dr. Purnomo, M.S, Indonesia menjadi negara mega biodiversitas tumbuhan.

Namun, beberapa tumbuhan makin langka. Hal tersebut bisa dipengaruhi oleh perubahan iklim, kebakaran hutan, pemanfaatan berlebihan, pemanfaatan berlebihan, serta pembukaan lahan pertanian.

Ada pun jenis-jenis tumbuhan yang makin langka seperti encephalartos woodii, mangifera casturi, brighamia, inisignis, corypha taliera, dan cyanea pinnatifida.

Seminar Tumbuhan Khas dan Langka DIY, Koleksi Museum Biologi UGM Serta Tanaman Kopi di Indonesia. Foto: Kinanthi
Seminar Tumbuhan Khas dan Langka DIY, Koleksi Museum Biologi UGM Serta Tanaman Kopi di Indonesia. Foto: Kinanthi

Baca juga: Rayakan Usia Emas, Museum Biologi UGM akan Dikembangkan untuk Masyarakat

“Tanaman-tanaman ini mulai punah, terutama di Kulonprogo dan Menoreh,” ungkap Purnomo.

Ia memaparkan, Museum Biologi UGM menyimpan tumbuhan-tumbuhan langka seperti Buni, Manggis, Kantil, Klerak, Sawo bludru, Kepuh, dan Kemenyan.

“Klerak dan kemenyan mulai langka. Bagi pencinta tumbuhan wajib melestarikan. Bisa dengan memperbanyak biji atau jika tidak bisa ya melakukan pengembangbiakan vegetatif,” jelasnya.

Terkait khasiat tumbuhan, kata Purnomo, sejatinya semua tumbuhan mempunyai kegunaan.

Hal ini berkaitan dengan metabolit primer dan sekunder. Metabolit primer bagi tumbuhan untuk pertumbuhan dan reproduksi. Sedangkan bagi manusia berguna untuk bahan pangan.

Baca juga: Bhagas Gamada Berusia 15 Tahun Kuliah di Program IUP Biologi