Tim SEMAR UGM Sabet 2 Piala Kompetisi Mobil Hemat Energi 2019

37

Baca juga: KAGAMA Kalimantan Timur Siap Bantu Pemerintah Bangun Ibu Kota Baru

Mobil SEMAR PROTO ELECTRIC menggunakan motor listrik berdaya rendah dengan controller super efisien, yang merupakan hasil pengembangan tim SEMAR UGM & Lab I-Green di bawah arahan Dr. Eka Firmansyah.

Mobil SEMAR PROTO ELECTRIC beroda tiga yang dikemudikan oleh Muhammad Irsyad mahasiswa Teknik Mesin UGM 2016 itu, juga mampu menempuh mileage 297/kWh.

Tetapi perolehan itu digugurkan oleh panitia, karena mereka menganggap ada kesalahan electric wiring yang tidak sesuai aturan kompetisi.

“Mestinya mobil SEMAR PROTO ELECTRIC bisa menjadi Juara 1 kalo tidak digugurkan hasilnya oleh panitia. Meskipun kita sudah melakukan adu agurmen dengan panitia dan juri, tetapi mobil kita tetap dianggap ada kekeliruan dalam electric wiring system-nya. Akan kita buktikan saja nanti di Shell Eco Marathon di Kuala Lumpur bahwa kita masih yang terbaik,” tambah Raihan, mahasiswa Teknik Elektro UGM angkatan 2017, yang menjabat koordinator kelistrikan tim SEMAR PROTO ELECTRIC.

Jayan juga menyayangkan, mobil SEMAR PROTO ELECTRIC-nya mengalami banyak hambatan dan halangan akibat perubahan rule mendadak di lapangan.

Sehingga walaupun mendapatkan mileage terbaik dari seluruh peserta 297 km/kWh dan bisa menjadi Juara 1, perolehan SEMAR PROTO ELECTRIC dinyatakan gugur oleh Panitia.

Dikatakan oleh Jayan, tantangan terbesar bagi tim SEMAR UGM berikutnya ajang Shell Eco-Marathon 2020 yang akan dilaksanakan di Sepang, Kuala Lumpur dan Driver’s World Championship yang akan dilaksanakan di Eropa.

“Ini lebih berat dan menantang, karena tim berasal dari tim-tim terbaik dari berbagai penjuru dunia,” pungkasnya. (Kinanthi)

Baca juga: Tiga Langkah Strategis Pemerintah Siapkan Tenaga Kerja di Era Revolusi 4.0