Tim Kesenian Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta Raih Penghargaan Tertinggi di Rusia

26
Tim Kesenian SMP dan SMA Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta meraih penghargaan pada 12th International Folklore Festival (Interfolk in Russia) yang berlangsung di Saint Petersburg, Rusia, Foto : KBRI Moskow
Tim Kesenian SMP dan SMA Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta meraih penghargaan pada 12th International Folklore Festival (Interfolk in Russia) yang berlangsung di Saint Petersburg, Rusia, Foto : KBRI Moskow

KAGAMA.CO, SAINT PETERSBURG – Tim kesenian Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta berhasil menorehkan prestasi dengan menyabet berbagai penghargaan pada 12th International Folklore Festival (INTERFOLK in Russia) yang berlangsung di Kota Saint Petersburg, Rusia, 14-17 November 2019 silam.

Festival diikuti oleh 13 negara, yaitu Amerika Serikat, Belarus, Bulgaria, Estonia, India, Indonesia, Iran, Latvia, Prancis, Portugal, Rusia, Srilanka, dan Turki.

Rusia sendiri mengikutsertakan tim kesenian dari berbagai kota, seperti Moskow, Saint Petersburg, Tver, Beryozovsky, Obinsk, Naberezhnye Chelny, Yakutsk, dan Irkutsk.

Penampilan tarian Ratoeh Jaroe yang dibawakan 25 orang siswi SMP dan SMA Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta menjadi perhatian tidak hanya para penonton yang hadir, tetapi juga dewan juri.

Gerakan-gerakan tarian yang serempak memikat penonton dan dewan juri.

Di babak penyisihan tim kesenian Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta berhasil menyisihkan tim-tim lainnya dan lolos ke grand final.

Tim Kesenian Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta berhasil menyisihkan tim-tim lainnya dan lolos ke grand final dan akhirnya sukses meraih penghargaan Foto : KBRI Moskow
Tim Kesenian Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta berhasil menyisihkan tim-tim lainnya dan lolos ke grand final dan akhirnya sukses meraih penghargaan Foto : KBRI Moskow

Semangat para siswi Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta ini sangat tinggi untuk memberikan penampilan yang terbaik.

Di final penampilan mereka kembali memukau penonton dan dewan juri sehingga tidak tanggung-tanggung penonton dan dewan juri memberikan penilaian dan penghargaan kepada tim Indonesia.

Dari penampilan tersebut, tim kesenian Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta menyabet berbagai penghargaan.

Baca juga: Mengapa Bangga Menjadi Bagian dari Kagama?

Penghargaan tersebut tidak hanya Grand Prix, tetapi juga penghargaan lainnya, yaitu First Laurette Category Folk Dance, dan tiga Special Prize of The Jury, yaitu Star of Interfolk, For the High Level of Performance Skills, dan For the Best Musical Accompaniment of the Competition Program.

Selain itu, ada penghargaan Star of Interfolk, yaitu juara favorit pilihan penonton yang merupakan hasil voting seluruh penonton warga Kota Saint Petersburg.

Para penonton diberikan kertas yang berisi nama tim peserta final untuk dipilih. Hasil voting menunjukan bahwa tim Indonesia berhasil menjadi juara dengan pilihan suara terbanyak.

Yunita Wulandari, guru pembimbing SMP dan SMA Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta yang turut mendampingi tim pada festival di Saint Petersburg menyatakan kegembiraan atas prestasi yang diraih para siswi didiknya.

Semangat para siswi Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta ini sangat tinggi untuk memberikan penampilan yang terbaik. Foto : KBRI Moskow
Semangat para siswi Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta ini sangat tinggi untuk memberikan penampilan yang terbaik. Foto : KBRI Moskow

Munurut Yunita, keberhasilan ini bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga bangsa Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung tim Sekolah Kesatuan Bangsa Yogyakarta, termasuk KBRI Moskow.”

“Latihan yang intensif selama tiga bulan terakhir membuahkan hasil yang menjadi kebanggaan kita bersama,” kata Yunita

Baca juga: Indonesia Partner Luar Negeri Paling Penting bagi Xiaomi

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M . Wahid Supriyadi, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang diraih tim kesenian Indonesia.

Menurut Dubes Wahid, keikutsertaan ini sebagai bagian dari diplomasi budaya Indonesia di Rusia.

INTERFOLK in Russia adalah festival tahunan di Saint Petersburg yang bertujuan untuk meningkatkan saling pengertian, memperkuat solidaritas, saling memperkaya budaya, dan mempromosikan kerja sama dan pertukaran budaya internasional.

Sebelum mengikuti festival di Saint Petersburg tim kesenian Kesatuan Bangsa Boarding School Yogyakarta berkunjung ke KBRI Moskow dan bertemu pimpinan KBRI Moskow.

Di samping mengikuti lomba, Tim kesenian Sekolah Kesatuan Bangsa Yogyakarta memberikan pengenalan budaya Indonesia berupa pelatihan (master class) tarian Aceh kepada para peserta festival lainnya. (KBRI Moskow)