Tiga Langkah Strategis Pemerintah Siapkan Tenaga Kerja di Era Revolusi 4.0

14
Dirjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan RI mendorong pemanfaatan teknologi bagi kehidupan dalam membentuk lingkungan sosial, ekonomi, dan budaya yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Foto: Istimewa
Dirjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan RI mendorong pemanfaatan teknologi bagi kehidupan dalam membentuk lingkungan sosial, ekonomi, dan budaya yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Foto: Istimewa

KAGAMA.CO, BALIKPAPAN – Menurut data Badan Pusat Statistik tentang keadaan ketenagakerjaan Indonesia per Februari 2019, dominasi usia produktif kerja mencapai 67,5 persen pada 2018-2035.

Hal tersebut mendatangkan banyak peluang sekaligus tantangan.

Hal tersebut mendorong pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pembinaan, Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Ketenagakerjaan RI menyikapi secara bijaksana setiap potensi dan mengarahkannya kepada kekuatan.

Demikian disampaikan Dirjen Binalattas Bambang Satrio Lelono dalam Seminar Nasional kedua pra-Munas KAGAMA pada Sabtu (7/9/2019) di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Kalimantan Timur.

Baca juga: Sebagaian Besar Angkatan Kerja Indonesia Berpendidikan Rendah

Bambang mengatakan, pihaknya mendorong pemanfaatan teknologi bagi kehidupan dalam membentuk lingkungan sosial, ekonomi, dan budaya yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mewujudkannya, pihaknya antara lain tengah menyiapkan program Triple Skilling, yakni skilling, up-skilling, dan re-skilling.

“Program skilling antara lain yang dilakukan yaitu pelatihan di BLK (Balai Latihan Kerja), pemagangan dalam negeri dan luar negeri, dan fasilitas inti mencakup biaya pelatihan dan insentif pasca training,” paparnya.

Dalam program up-skilling, pihaknya akan menggelar pelatihan perusahaan di BLK melalui mekanisme kerja sama, dan pengembangan peningkatan kompetensi SDM di perusahaan lewat program Super Tax Deduction yang secara hukum berlandaskan PP Nomor 45 Tahun 2019.

Baca juga: Cara Pemerintah Siapkan Tenaga Kerja di Era Revolusi Industri 4.0