Terobosan Ketua KAGAMA Kediri tentang Permasalahan Hunian Keluarga

232
Ketua KAGAMA Kediri, Moch. Mustaqim, berinisiatif membangun Perumnas KAGAMA sebagai solusi hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Foto: Dok Pri
Ketua KAGAMA Kediri, Moch. Mustaqim, berinisiatif membangun Perumnas KAGAMA sebagai solusi hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Foto: Dok Pri

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Siapa yang tidak ingin memiliki rumah sendiri? Rumah tempat beristirahat, bersantai, bermain, hingga bekerja seharian.

Jawabannya adalah, mayoritas orang ingin punya rumah. Lebih-lebih bagi mereka keluarga muda yang belum lama menikah.

Dengan adanya rumah sendiri, keluarga muda akan secara resmi memulai babak baru kehidupan mereka.

Mereka juga sekaligus belajar mengatur seluruh kehidupan sendiri dalam tatanan rumah tangga.

Akan tetapi, tren memperlihatkan biaya pembangunan rumah yang meningkat dari tahun ke tahun. Demikian pula harga perumahan yang kian tak terjangkau.

Baca juga: Mimpi Besar Aktivis KAGAMA Gelanggang Demi Sejahterakan Petani Lokal

Fenomena ini turut mendorong Ketua KAGAMA Kediri, Ir. Moch. Mustaqim, S.H., M.M., untuk menelurkan sebuah solusi.

Yakni agar impian keluarga Indonesia memiliki hunian dapat terwujud. Khususnya bagi mereka yang merupakan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Saya membuat terobosan dalam paradigma baru perumahan sederhana yang sehat dan sustainable,” Kata Mustaqim, kepada Kagama, belum lama ini.

“Yakni dengan memasukkan program socioentrepreneurship yang bisa mengubah nilai-nilai sosial menjadi lebih baik untuk kemakmuran masyarakat.”

Bersama KAGAMA Kediri dan perusahaan pimpinannya, PT Qim Griya Harmoni, Mustaqim ingin agar terobosan tersebut bisa membantu mengatasi karut marut pembangunan rumah sederhana di Indonesia.

Baca juga: Pengurus KAGAMA Jateng Ini Jelaskan Nilai-nilai Kewarganegaraan dalam Olahraga Lempar Pisau dan Kapak