Terapi Musik Ampuh Kurangi Kecemasan Berlebihan

Terapi musik perilaku kognitif diberikan secara individual, empat kali, menggunakan pemutar MP4 dan headphone.(Foto: Hello Sehat)
Terapi musik perilaku kognitif diberikan secara individual, empat kali, menggunakan pemutar MP4 dan headphone.(Foto: Hello Sehat)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Cemas merupakan kondisi yang pasti pernah dialami oleh setiap manusia. Namun di sisi lain, kecemasan berlebihan tentu bukanlah hal yang baik.

Apalagi jika dialami oleh penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik dapat mengakibatkan stroke atau bahkan serangan jantung.

Menurut studi yang dilakukan Vera Morena Wilianto dari Magister Profesi Psikologi UGM, kecemasan berlebihan yang dialami seseorang dengan tekanan darah tinggi dapat berakibat buruk. Hal itu dapat memicu naiknya tekanan darah secara drastis dan tiba-tiba.

Dalam tesisnya yang berjudul Terapi Musik Kognitif Perilakuan untuk Menurunkan Kecemasan pada Penderita Tekanan Darah Tinggi, Wilianto menyebut bahwa musik dapat menjadi salah satu bentuk terapi guna menurunkan tingkat kecemasan pada penderita hipertensi.

“Terapi musik perilaku kognitif diberikan secara individual, empat kali, menggunakan pemutar MP4 dan headphone,” tulis Wilianto.

Wilianto melakukan percobaan dengan mengukur kecemasan peserta dengan menggunakan Skala Beck Anxiety Inventory (BAI) pada awal dan setiap sesi. Hasilnya, ia menemukan bahwa terapi musik terbukti dapat mengurangi kecemasan di antara pengidap hipertensi.

“Selain menurunkan  kecemasan, terapi tersebut dapat mencegah stroke serta serangan jantung pada pengidap hipertensi yang memiliki kecemasan berlebihan,” tulisnya.(Thovan)