Teliti Manfaat Teknologi Nuklir bagi Kehidupan, Hantarkan Agus Budhie Wijatna Jadi Guru Besar

122
Teknologi nuklir dapat digunakan sebagai perunut di bidang industri, hidrologi, konstruksi, pertanian, kedokteran, dan lingkungan. Foto: Humas UGM
Teknologi nuklir dapat digunakan sebagai perunut di bidang industri, hidrologi, konstruksi, pertanian, kedokteran, dan lingkungan. Foto: Humas UGM

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Prof. Dr. Ir. Agus Budhie Wijatna, M.Si, MPI, dikukuhkan sebagai guru besar Bidang Ilmu Teknik Nuklir, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, pada Senin (03/8/20).

Agus menyampaikan pidato berjudul Prospek Pengembangan Teknologi Nuklir untuk Konservasi Sumberdaya Air dan Lingkungan.

Dalam pidato tersebut, Agus menyampaikan pemikirannya tentang perlunya dibangun budaya memanfaatkan perunut (tracer) yang ramah lingkungan, dalam mempelajari dinamika air permukaan, air tanah, sedimen dan lingkungan.

Agus mengungkapkan, sejak munculnya kesadaran masyarakat global akan pentingnya melestarikan lingkungan (environmental conservation) yang bersih, sehat dan bermartabat, maka introduksi entitas kimia apapun ke lingkungan semaksimal mungkin dihindari.

Terutama penggunaan perunut yang termasuk dalam kategori bahan berbahaya-beracun (B3), termasuk di dalamnya penggunaan perunut radioaktif.

Baca juga: Erwan Sugiatno Meninggal Dunia, Dekan Kesebelas FKG UGM Ini Tinggalkan 3 Catatan Penting

“Penggunaan isotop-isotop alam (environmental isotopes) sebagai perunut dengan tanpa menginjeksikan senyawa kimia apupun ke lingkungan, merupakan jawaban atas paradigma baru tersebut,” jelas Dosen Ilmu Teknik Nuklir UGM yang mengabdi di alamamaternya sejak tahun 1981 ini.

Agus mengakui pembangunan reaktor nuklir generasi pertama membawa opini buruk di masyarakat.

Yakni reaktor nuklir Chicago Pile-1, yang dibangun pada tanggal 2 Desember 1942 di Universitas Chicago.

Reaktor nuklir tersebut bertujuan untuk memproduksi plutonium (pu) sebagai bahan baku pembuatan bom nuklir.

Hal tersebut kemudian membangun opini di masyarakat, bahwa teknologi nuklir identik dengan dahsyatnya ledakan bom nuklir.

Baca juga: Sonjo Gagasan Ekonom UGM Gelar Pameran Virtual untuk Kembangkan Pemasaran APD DIY