Suprapto Hobi Dengarkan Lagu Iwan Fals dan Ebiet G. Ade

146
Menurut Dr. Suprapto M.I.Kom, menyiapkan sesuatu untuk masa sekarang memang penting, tetapi lebih penting menyiapkan bekal setelah mati. Foto: Kinanthi
Menurut Dr. Suprapto M.I.Kom, menyiapkan sesuatu untuk masa sekarang memang penting, tetapi lebih penting menyiapkan bekal setelah mati. Foto: Kinanthi

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Dr. Suprapto, M.I.Kom. (55) mengaku orang yang pendiam dan tidak banyak teman sejak masa kuliahnya.

Hal inilah yang membuatnya kurang percaya diri ketika harus berbicara di depan umum.

“Kalau mengajar di kelas Saya percaya diri, karena menguasai materi. Kalau dalam situasi lain, misalnya ketika menyambut mahasiswa baru, itu Saya masih grogi,” ujar alumnus Departemen Matematika angkatan 1982 itu kepada KAGAMA, belum lama ini.

Jujur dikatakan oleh Suprapto, dia tak bermaksud membatasi pertemanan.

Dirinya hanya merasa sungkan jika orang lain tidak nyaman bergaul dengannya.

Suprapto yang pendiam itu, akhirnya terbiasa dengan kesendirian.

Setiap kali ada persoalan kuliah dia selalu berusaha menyelesaikan tanpa bantuan orang lain, mengadu pada dosen pun tak berani.

Begitu juga dengan kakak tingkat, menurut dia senioritas yang masih dipertahankan menjadi situasi yang kurang mendukungnya untuk banyak bergaul dengan senior.

Baca juga: Pengelolaan Arsip Makin Canggih, Warni Ingin UGM Jangan Lupakan Cara Konvensional

Hanya satu hingga dua orang yang menjadi teman dekat Suprapto kala itu.

Beruntung kedua temannya ini betul-betul memahami Suprapto.

Untuk itu, tak banyak kenangan yang berkesan selama menjadi mahasiswa.

Termasuk kehidupannya sebagai mahasiswa rantau.

Pria asal Pacitan, Jawa Timur itu lebih banyak menghabiskan waktu di kos daripada menjadi aktivis kampus.

Selama menjadi mahasiswa kos itu pula, Suprapto tak pernah dijenguk oleh orang tuanya.

Tak Absen Mendengarkan Musik dan Menonton Film

Selama di kos, Suprapto tidak hanya berdiam diri.

Dia justru menyempatkan waktu untuk melakoni hobinya, yaitu membaca, menonton film, dan mendengarkan musik.

Baca juga: Adi Djoko Serius Jalankan Amanah dan Ikhlas Hadapi Skenario Tuhan