KERATON, KAGAMA. Pengurus Dewan Pertimbangan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik terbitnya Majalah KAGAMA serta media online kagama.co. Diharapkan pula, kedua media tersebut dapat menyajikan berita-berita segar dan menjadi ruang untuk bernostalgia dan ruang untuk meneguhkan komitmen bagi anggota KAGAMA dan alumni UGM dalam menghadapi tantangan keilmuan bagi kemajuan UGM.

“Baik yang cetak maupun online, saya berharap bisa menjadi ruang nostalgia dan ruang komitmen dalam menghadapi tantangan keilmuan bagi kemajuan UGM. Di situ diperlukan kepekaan, partisipasi dari semua alumni. Sehingga, UGM bisa tumbuh dan berkembang dengan komitmennya tidak berubah,” ujar Sultan dalam kesempatan audiensi bersama pimpinan redaksi Majalah KAGAMA, Selasa (6/12) pagi di Keraton Kilen, komplek Keraton Yogyakarta.

Harapan serupa juga disampaikan Sultan HB X agar seluruh alumni UGM Yogyakarta dapat mengakses kedua media komunitas, baik cetak maupun online, agar terjalin komunikasi. Sultan HB X yang menjabat Gubernur DIY ini menambahkan untuk media online kagama.co diharapkan dapat menjadi media untuk membuka ruang dialog guna mendiskusikan sesuatu atau isu yang strategis bagi perkembangan UGM, baik dalam keilmuan maupun komitmen kebangsaan serta kemajuan untuk pemerintahan dan bangsa.

“Selain itu, juga menjadi tempat komunikasi antarwarga alumni UGM untuk membangun kebersamaan sesama komunitas baik anggota KAGAMA maupun non-anggota,”cetus Sultan.

Tidak lupa, Sultan juga berharap kepada segenap dosen UGM atau civitas akademika serta alumni UGM yang mengabdikan diri di instansi atau lembaga apa saja untuk lebih aktif memublikasikan karya ilmiah di jurnal-jurnal internasional. Mengingat, dengan publikasi di media internasional akan lebih cepat dikenal masyarakat dunia.

“Dengan tulisan di jurnal internasional, dengan standar internasional, bisa dibaca masyarakat internasional. Itu yang dimaksud UGM sebagai kampus exelent. Jangan hanya jago kandang. Karena, UGM juga dipercaya oleh banyak kampus di luar negeri,” tandas Sultan. (rts)