KAGAMA.CO, GUNUNGKIDUL – Desa Tegalrejo di Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunungkidul tergolong desa miskin. Lebih-lebih pada Mei 2006 desa tersebut mengalami kerusakan akibat bencana gempa bumi. Banyak pihak berkontribusi turun tangan memberikan bantuan dalam berbagai bentuk. Salah satu donor yang memberikan bantuan adalah PT Astra International Tbk, khususnya Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR).

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sultan Hamengku Buwono (HB) X pun mengakui hal itu. Dalam sambutannya pada Festival Pesona Gedangsari yang ditandai launching Rintisan Desa Wisata Budaya Gedangsari, Rabu (30/8/2017) Sultan HB X mengungkap peran banyak pihak dalam membantu perekonomian masyarakat desa di wilayah DIY, khususnya Desa Tegalrejo dan Kecamatan Gedangsari.

“Semua pihak, tak hanya Pemda (Pemerintah Daerah –red), tapi swasta pun dengan rela dan ikhlas membantu untuk Desa Tegalrejo dan khususnya Kecamatan Gedangsari, tumbuh dan berkembang. Saya mohon itu diimbangi dengan aktivitas para lurah dengan perangkatnya agar kami yang datang ke sini tak kecewa. Karena, kita membantu juga dengan ikhlas agar masyarakat dapat mengambil manfaatnya,” ungkap Sultan HB X di panggung utama arena Festival Pesona Gedangsari.

Gubernur DIY Sultan HB X didampingi Bupati Gunungkidul Badingah, S. Sos dan Ketua Pengurus YPA-MDR Arietta Adrianti  membuka Festival Pesona Gedangsari dan launching Rintisan Desa Wisata Budaya Gedangsari dengan pemukulan kentongan (Foto Maulana/KAGAMA)
Gubernur DIY Sultan HB X didampingi Bupati Gunungkidul Badingah, S. Sos dan Ketua Pengurus YPA-MDR Arietta Adrianti membuka Festival Pesona Gedangsari dan launching Rintisan Desa Wisata Budaya Gedangsari dengan pemukulan kentongan (Foto Maulana/KAGAMA)

Sultan mengilustrasikan salah satu peran donor, yaitu PT Astra International Tbk melalui YPA-MDR pada 2006 sudah memberikan banyak kontribusi dengan membangun gedung sekolah dan hingga saat ini tetap memberikan bantuan kepada masyarakat Desa Tegalrejo Kecamatan Gedangsari. Karenanya, Sultan menaruh harapan kepada perangkat Lurah Tegalrejo dan Camat Gedangsari untuk lebih aktif dalam meningkatkan kinerja.

Sultan juga menyampaikan janjinya untuk memberikan bantuan dana bagi Kecamatan Gedangsari yang diturunkan dalam tiga tahap selama tiga tahun, mulai dari Rp190 juta dinaikkan menjadi Rp400 juta. Namun, perangkat desa belum mengambil dana tersebut. “Saya hanya minta, kalau pak Lurah tak bisa mengelola, rembugan dengan yayasan pariwisata dengan di-launching-nya Desa Wisata Budaya. Supaya bantuan dari Astra untuk membina desa wisata dengan bantuan dari Pemda bisa saling mendukung dan dana bisa membawa manfaat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Tegalrejo,” cetus Sultan.

Gubernur DIY Sultan HB X didampingi Ketua Pengurus YPA-MDR Arietta Adrianti (kiri) dan Bupati Gunungkidul Badingah, S. Sos (kanan) serta tamu undangan yang menghadiri launching RIntisan Desa Wisata Budaya Gedangsari, Gunungkidul (Foto Maulana/KAGAMA)
Gubernur DIY Sultan HB X didampingi Ketua Pengurus YPA-MDR Arietta Adrianti (kiri) dan Bupati Gunungkidul Badingah, S. Sos (kanan) serta tamu undangan yang menghadiri launching RIntisan Desa Wisata Budaya Gedangsari, Gunungkidul (Foto Maulana/KAGAMA)