Sukma Pribadi Buktikan Lulusan TPB UGM Bisa Sukses Berkarier di Bidang Industri Pangan

36
Pengalaman Sukma Pribadi mematahkan anggapan bahwa lulusan TPB hanya dikenal dengan kemampuannya di bidang pengolahan tanah dan irigasi saja. Foto: Ist
Pengalaman Sukma Pribadi mematahkan anggapan bahwa lulusan TPB hanya dikenal dengan kemampuannya di bidang pengolahan tanah dan irigasi saja. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Sukma Pribadi tak ingin menyia-nyiakan sesuatu yang sudah dia pilih untuk masa depannya.

Pasca resmi diterima di Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB) UGM, Sukma tekun mendalami berbagai pengetahuan dan wawasan yang sudah diperolehnya saat kuliah.

Sukma membabar kisahnya selama mengarungi kehidupan mahasiswa di Kampus Kerakyatan hingga perjalanan kariernya.

Hal terebut dia ceritakan dalam acara Alumni Pulang Kampung yang digelar oleh Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem UGM beberapa waktu lalu secara daring,

Alumnus Fakultas Teknologi Pertanian UGM angkatan 2006 itu konsisten dan fokus dengan hal-hal yang berhubungan langsung dengan bidang ilmu yang dipelajarinya.

Baca juga: Pengakuan UNESCO terhadap Situs Budaya dan Alam Indonesia Harus Dimanfaatkan Seluruh Pemangku Kepentingan

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Sukma bersama timnya mengembangkan Tungku Hemat Energi yang kemudian diaplikasikan ke masyarakat di salah satu wilayah di Kulonprogo.

Tak banyak organisasi dan komunitas yang dia ikuti. Selain fokus dengan berbagai kegiatan akademis, seperti PKM, kerja praktik, dan skripsi, Sukma hanya aktif di Perhimpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (PERMATETA) dan sempat menjabat sebagai ketua umumnya.

Ketimbang berkarier sebagai akademisi, Sukma lebih memilih memanfaatkan bekal ilmunya saat kuliah untuk menjadi seorang praktisi.

Pria kelahiran 1987 itu mengawali kariernya di PT Indolakto (Indomilk-Indofood) sebagai Production Supervisor of Sweetened Condensed Milk pada 2010.

“Pada posisi ini saya ditugaskan untuk memastikan performa produksi sesuai dengan rencana. Dalam hal ini, saya rutin melakukan monitoring setiap step-step pencapaian produksi sesuai dengan target.”

Baca juga: Pandemi Tak Jadi Kendala, Dariah Punya Cara untuk Menggerakkan Canthelan di Depok, Jawa Barat