Strategi Bupati Jebolan UGM untuk Memulihkan Perekonomian Kubu Raya Secara Aman

31
Bupati alumnus UGM, Muda Mahendrawan, menyiapkan langkah untuk mendorong aktivitas pelaku UMKM pada masa new normal. Foto: Suara Borneo
Bupati alumnus UGM, Muda Mahendrawan, menyiapkan langkah untuk mendorong aktivitas pelaku UMKM pada masa new normal. Foto: Suara Borneo

KAGAMA.CO, KUBU RAYA – Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat telah memasuki new normal atau kenormalan baru.

Dalam fase ini, masyarakat Kubu Raya tengah membangun seluruh sektor yang terpuruk akibat dampak wabah Covid-19.

Termasuk sektor ekonomi, yang membuat sejumlah pekerja kesulitan mencari nafkah.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, pun melihat ekonomi sebagai sektor yang urgen untuk segera dipulihkan.

“Pandemi mengakibatkan kondisi ekonomi melemah. Jika ini terus berlarut, juga akan berdampak luas terhadap psikologis sosial masyarakat,” kata Muda, belum lama ini.

Baca juga: Kepala Puspar UGM Sebut Cara Agar Wisatawan Mancanegara Mau Kunjungi Indonesia Pasca Corona

“Maka kita harus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi. Mulai dari perdagangan dan jasa maupun sektor usaha lainnya,” jelasnya, melansir laman resmi Pemkab Kubu Raya.

Alumnus Magister Notariat UGM bertutur, aktivitas ekonomi harus segera dihidupkan.

Namun, Pemkab Kubu Raya pimpinan Muda memilih strategi untuk melakukannya secara bertahap.

Sejumlah pembatasan masih harus diterapkan dengan mengacu pada protokol kesehatan. Fase-fase yang kelak diambil juga disesuaikan untuk setiap daerah.

“Artinya tidak serta merta atau euforia langsung dihidupkan secara terbuka, melainkan secara bertahap,” ucap Muda.

Baca juga: Guru Besar Fakultas Farmasi UGM: Kalung Eucalyptus Bukan Obat Utama Covid-19