Staf Ahli Kemenkeu: Pemerintah Telah Memberikan Perhatian Penuh pada Pengembangan UMKM Sejak Sebelum Pandemi

46
Alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM ini bilang, pemerintah Telah Memberikan Perhatian Penuh pada Pengembangan UMKM Sejak Sebelum Pandemi. Foto: Kemenkeu RI
Alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM ini bilang, pemerintah Telah Memberikan Perhatian Penuh pada Pengembangan UMKM Sejak Sebelum Pandemi. Foto: Kemenkeu RI

KAGAMA.CO, JAKARTA – Arah perekonomian berubah seiring dengan pandemi Covid-19 yang belum juga usai.

Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kemenkeu, Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengungkapkan, sektor kesehatan, sosial, ekonomi, dan keuangan menerima dampak besar dari pandemi.

Untuk itu, empat sektor tersebut menjadi prioritas bagi pemerintah, terutama Kementerian Keuangan.

“Karena Covid-19, pembatasan sosial akhirnya diberlakukan. Namun, di sisi lain keputusan ini menyebabkan aktivitas ekonomi terhenti, sehingga pemerintah harus memberikan semacam relaksasi di bidang keuangan,” ujarnya.

Pemaparan ini Kunta bahas dalam KAGAMA Inkubasi Bisnis XV, bertajuk Pemulihan Ekonomi Indonesia di Masa Pandemi, yang digelar pada Minggu (11/10/2020) secara daring.

Baca juga: Sempat Tak Disetujui Orang Tua, Lulusan Ilmu Keperawatan UGM Ini Sukses Berwirausaha

Pemerintah, kata Kunta, kemudian memberikan respon cepat dengan mengeluarkan PERPPU No.1/2020.

PERPPU tersebut sebagai payung hukum untuk mengambil langkah-langkah cepat, luar biasa, serta terkoordinasi untuk menghadapi pandemi Covid-19. Kini PERPPU tersebut sudah disahkan menjadi UU No.2 2020.

Disebutkan dalam PERPPU Tersebut, Kemenkeu fokus pada dua hal. Pertama, terkait Kebijakan Keuangan Negara.

Kemenkeu melakukan penyesuaian batasan defisit APBN, penggunaan sumber pendanaan alternatif anggaran, dan penyesuaian mendatory spending.

Selain itu juga penyesuaian pergeseran, refocusing anggaran, penerbitan SBN, insentif dan fasilitas perpajakan, serta pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca juga: Mengcovidkan Pasien yang Bukan Covid adalah Upaya Bunuh Diri dari Rumah Sakit