KAGAMA.CO, BEIJING-Di timur fajar cerah gemerlapan mengusik kabut hitam menggugah kaum muslimin tinggalkan peraduan”.

Sepenggal lirik lagu karya H. Djarnawi Hadikoesoemo dinyanyikan setelah lagu kebangsaan Indonesia Raya. Lagu tersebut membuka acara silaturahmi Ketua Umum Pusat Muhammadiyah Dr. KH. Haedar Nashir M.Si dengan masyarakat dan pelajar Indonesia di Tiongkok pada Kamis (13/09/2018).

Ceramah Ketua Umum Ketua Umum Pusat Muhammadiyah Dr. KH. Haedar Nashir M.Si, KBRI Beijing, 13 September 2018. (Foto: KBRI Beijing)
Ceramah Ketua Umum Ketua Umum Pusat Muhammadiyah Dr. KH. Haedar Nashir M.Si, KBRI Beijing, 13 September 2018. (Foto: KBRI Beijing)

Sekurangnya 70 orang masyarakat dan pelajar Indonesia di Tiongkok turut hadir dalam acara silaturahmi bertajuk “Spiritual Gathering bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Generasi Milenial Berkemajuan di Tiongkok”. Acara ini digagas oleh Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah Tiongkok dan diselenggarakan di KBRI Beijing.

Duta Besar Djauhari menyampaikan dalam sambutannya bahwa sebagai salah satu organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia, Muhammadiyah memiliki kontribusi dan peran yang besar dalam sejarah pembangunan Republik Indonesia. Muhammadiyah memiliki visi religius yang sejalan dengan upaya pembangunan Indonesia yang maju.