Sonjo Gagasan Ekonom UGM Gelar Pameran Virtual untuk Kembangkan Pemasaran APD DIY

54
Gerakan kemanusiaan Sonjo, ID Photobook, dan GM Production menggelar pameran virtual untuk meningkatkan pemasaran APD dari produsen DIY. Foto: Ist
Gerakan kemanusiaan Sonjo, ID Photobook, dan GM Production menggelar pameran virtual untuk meningkatkan pemasaran APD dari produsen DIY. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Gerakan kemanusiaan Sonjo (Sambatan Jogja) menggelar pameran virtual APD (Alat Pelindung Diri) bekerja sama dengan ID Photobook dan GM Production, Sabtu (1/7/2020).

Terdapat 7 UMK penghasil APD asal DIY yang berpartisipasi. Kegiatan ini adalah bagian dari program SONJO Migunani.

Demikian sebagaimana dituturkan penggagas Sonjo, Rimawan Pradiptyo, Ph.D.

“Virtual PPE (APD) Show Case merupakan pameran virtual APD yang menampilkan APD buatan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di DIY,” kata Rimawan kepada Kagama.

“Hal ini sebagai upaya menjadikan DIY sebagai pusat produksi dan inovasi alat kesehatan,” terang Kepala Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM tersebut.

Gerakan kemanusiaan Sonjo, ID Photobook, dan GM Production menggelar pameran virtual untuk meningkatkan pemasaran APD dari produsen DIY. Foto: Ist
Gerakan kemanusiaan Sonjo, ID Photobook, dan GM Production menggelar pameran virtual untuk meningkatkan pemasaran APD dari produsen DIY. Foto: Ist

Baca juga: Lawan 37 Kelompok dari 3 Negara, Tim Mobil Listrik Arjuna UGM Kantongi 4 Penghargaan

Rimawan menjelaskan, APD karya UMK DIY tersebut mendapatkan bantuan analisis kualitas (water resistance) dari sejumlah pakar dari Fakultas Farmasi UGM.

Lebih lanjut, alumnus Ilmu Ekonomi UGM asal Ngawi, Jawa Timur, menyatakan, pameran virtual APD ini digelar sebagai wujud rasa terima kasih warga DIY.

Yakni terhadap jerih payah dan pengabdian yang dicurahkan oleh para tenaga kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini.

Sekaligus manifestasi pengembangan aktivitas ekonomi sesuai protokol kesehatan.

“Para peragawan dan peragawati di acara ini adalah para tenaga kesehatan dari RS Sardjito,” kata Rimawan.

Baca juga: Pesan Optimisme 5 Pejabat dan Menteri KAGAMA atas Dibukanya Pintu Wisata Bali