“Dengan alat ini mahasiswa kebidanan dapat melatih keterampilannya dalam melakukan pemeriksaan dalam termasuk menentukan bagian terendah janin secara praktis dan mirip dengan pemeriksaan dalam pada ibu bersalin,” ujarnya.

Smarten Auto menggabungkan phantom pemeriksaan dalam yang terdiri atas tiga penilaian, yaitu pembukaan serviks, penurunan kepala, dan titik penunjuk pada presentasi kepala dengan menggunakan rangkaian listrik yang berguna untuk menggerakan akuator. Selain dapat dioperasikan secara otomatis menggunakan rangkaian listrik, alat juga terhubung dengan smartphone android.

Solikhah menyebutkan Smarten Auto hadir dengan berbagai keunggulan antara lain sederhana, tahan lama, hemat, praktis dan efektif. Smarten Auto juga dapat lebih membantu dosen dalam memberikan materi sekaligus memudahkan mahasiswa calon bidan dalam meningkatkan keterampilannya. (Humas UGM/Ika)