Sekolah Vokasi UGM Buka Program Sarjana Terapan, Apa Bedanya dengan S1 Biasa?

770
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) membuka Program Sarjana Terapan pada tahun ajaran 2020/2021. Foto: Humas UGM
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) membuka Program Sarjana Terapan pada tahun ajaran 2020/2021. Foto: Humas UGM

KAGAMA.CO, KULON PROGO – Ada yang baru dari Sekolah Vokasi UGM menyongsong tahun ajaran baru 2020/2021.

Hal itu adalah dibukanya 20 program studi anyar yang semuanya merupakan program sarjana terapan.

Di klaster saintek, SV UGM menawarkan 13 prodi, yakni Manajemen Informasi Kesehatan, Teknologi Rekayasa Elektro, Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol, Teknologi Rekayasa Internet, Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Teknologi Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat.

Kemudian, Teknologi Rekayasa Mesin, Teknologi Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil, Teknologi Veteriner, Pengembangan Produk Agroindustri, Pengelolaan Hutan, Sistem Informasi Geografis dan Teknologi Survei, serta Pemetaan Dasar.

Sementara itu, Klaster Sosial Humaniora melahirkan tujuh prodi baru.

Baca juga: Diari Mahasiswa Biologi UGM di Yamagata University, Jepang: Disambut Suhu Dingin 5 Derajat Celcius

Yaitu Manajemen dan Penilaian Properti, Perbankan, Akuntasi Sektor Publik, Pembangunan Ekonomi Kewilayahan, Pengelolaan Arsip, Rekaman Informasi, Bahasa Inggris, dan Bisnis Perjalanan Wisata.

Kelak, mahasiswa yang lulus dari prodi sarjana terapan bakal meraih gelar S.S.T (Sarjana Sains Terapan).

Secara durasi, program sarjana terapan sama dengan program sarjana strata satu (S1), yakni empat tahun.

Namun, Dekan Sekolah Vokasi UGM, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc.,Ph.D, menjelaskan apa yang sebetulnya menjadi pembeda mendasar atara sarjana terapan dan program sarjana S1.

“Sarjana Terapan ini didesain tidak seluas Program Sarjana, area yang dipelajari lebih sempit, tapi lebih mendalam,” ujarnya di Kulon Progo, Kamis (20/2), melansir laman resmi UGM.

Baca juga: Dulu Sopir Colt Kampus saat Kuliah, Basuki Sutarjo Ingin Berikan Beasiswa Lewat KAKGIGAMA