Sekolah Vokasi UGM Buka 13 Prodi Sarjana Terapan, 9 Di Antaranya Prodi Baru

302
Sarjana Terapan dengan S1 juga memiliki perbedaan dari segi penerapan pembelajaran, meski mempunyai level yang sama di dunia kerja.(Foto: Humas UGM)
Sarjana Terapan dengan S1 juga memiliki perbedaan dari segi penerapan pembelajaran, meski mempunyai level yang sama di dunia kerja.(Foto: Humas UGM)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Tahun ini Sekolah Vokasi (SV) membuka 13 program studi (prodi) Sarjana Terapan (S.Tr.) atau Diploma 4. Sejumlah 13 prodi tersebut terdiri dari klaster sains dan sosial. Empat program studi di antaranya telah diselenggarakan selama beberapa tahun terakhir.

Lulusan dari berbagai prodi SV ini terbukti telah terserap dengan baik di dunia industri. Namun, pihak SV ingin memberikan kesempatan bagi para lulusan diploma 4 mempunyai karir yang bagus melalui prodi Sarjana Terapan ini.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dekan SV UGM Wikan Sakarinto,S.T., M.Sc., Ph.D, Dekan dan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Agus Nugroho, S.T., M.T, dalam Press Conference Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2019 SV UGM di Ruang Rapat Humas UGM, Selasa (30/04/2019).

Berbeda dengan jurusan vokasional lainnya, prodi Sarjana Terapan ini bisa dibilang lebih memberikan kepastian masa depan kerja para lulusannya.

“Semua prodi tersebut bersinergi erat dengan industri mitra. Misalnya jurusan Perbankan kita kembangkan bersama Bank Mandiri dan Bank BCA. Teknologi Rekayasa Elektro kita kembangkan bersama PLN,” jelas Wikan.

Wikan menambahkan bahwa pihak SV akan memastikan ada sinergi antara prodi dengan industri. Pengembangan prodi sejak awal sudah dilakukan bersama dengan mitra industri.

Sinergi antara prodi dengan industri ini dilaksanakan melalui pembuatan kurikulum, penyediaan staff pengajar, beasiswa, program magang, ikatan dinas, sertifikasi kompetensi lulusan, hingga lowongan kerja.

Level Sarjana Terapan atau D4 berada di posisi yang setara dengan S1 (level 6 KKNI), dengan pengaplikasian materi 60 persen praktik dan 40 persen teori.

“Bedanya Sarjana Terapan dan D3, skill yang dikembangkan hampir mirip dengan D3. Tetapi, Sarjana Terapan akan dilengkapi dengan kemampuan manajerial dan softskill yang lebih dari D3,” ujar Wikan.

Artinya, lulusan Sarjana Terapan akan bekerja setingkat dengan S1. Lulusan sarjana Terapan dituntut menjadi pemimpin pada eksekusi di dunia kerja.