KAGAMA.CO, BERITA—Di tengah musim semi yang cerah dan sejuk, sekitar 400 WNI ikut merayakan Idul Fitri di Moskow. Walaupun jauh dari tanah air, kebahagiaan terpancar dari raut muka mereka yang sepanjang pagi dan siang saling bertegur sapa dan berbincang seusai salat Ied yang dilaksanakan di Gedung KBRI, pada Jumat (15/6/2018).

Perayaan diawali dengan salat Idul Fitri. Bertindak selaku imam adalah Mursakin, Kepala Sekolah Indonesia Moskow, sedangkan khatib adalah Rifki Zulkarnain, mahasiswa Indonesia di Rusia. Dalam ceramahnya, Rifki menyampaikan bahwa setelah Ramadan berakhir, bukan berarti berakhir pula suasana ketaqwaan kepada Allah SWT. Tetapi tugas berat untuk membuktikan keberhasilan ibadah Ramadan dengan peningkatan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dubes Wahid bersama masyarakat Indonesia saat perayaan Idul Fitri di Moskow.(Foto: Dok. KBRI Moskow)
Dubes Wahid bersama masyarakat Indonesia saat perayaan Idul Fitri di Moskow.(Foto: Dok. KBRI Moskow)

 

“Di sinilah letak pentingnya melestarikan nilai-nilai ibadah Ramadan hingga bertemu dengan Ramadan berikutnya,” kata Rifki.

Di antara masyarakat Indonesia yang hadir, sebagian besar adalah mahasiswa Indonesia yang tengah menimba ilmu di berbagai perguruan tinggi di Rusia. Salah seorang mahasiswa, Ahmad Ilham Danial yang kuliah program S3 di Kazan, Republik Tatarstan, rela naik kereta api sekitar 12 jam untuk berlebaran di ibu kota Rusia ini.