Sebanyak 32 Pelaku Bisnis Indonesia Serbu Kota Ningbo, Tiongkok

41
Tiongkok merupakan mitra dagang terbesar bagi Indonesia. Foto: KBRI Beijing
Tiongkok merupakan mitra dagang terbesar bagi Indonesia. Foto: KBRI Beijing

KAGAMA CO, NINGBO – Sebanyak 32 pelaku bisnis dari Indonesia diajak oleh Kementerian Perdagangan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia, dan HIPPINDO (Himpunan Penyewa Pusat Indonesia) menjelajahi potensi kota-kota di Tiongkok.

Kegiatan tersebut dihelat  bersamaan dengan acara China International Impor Expo (CIIE) 2019 pada Mingu (10/11/2019).

32 pelaku bisnis tersebut antara lain bergerak dalam bidang pangan, seperti PT Kapal Api, Khong Guan Indonesia, hingga grup Sari Ratu Restaurant.

Selain pelaku bisnis dalam bidang pangan, beberapa lini bisnis lain, seperti obat-obatan, yang diwakili Kalbe Farma, hingga perwakilan pemerintah seperti Kementerian Pariwisata juga turut serta.

Salah satu kota di Tiongkok yang tengah dilihat potensinya adalah Kota Ningbo.

China International Impor Expo (CIIE) 2019. Foto: KBRI Beijing
China International Impor Expo (CIIE) 2019. Foto: KBRI Beijing

Baca juga: Umbi Gembili dan Garut Ampuh Atasi Masalah Kesehatan Paling Berbahaya

Kota Ningbo, melalui pemerintah kota mendukung forum “Ningbo Indonesia Economy and Trade Forum” yang akan digelar di Ningbo, provinsi Zhejiang.

Acara tersebut bertujuan untuk menjajaki peluang kerjasama perdagangan, investasi, dan pariwisata antara pemerintah Republik Indonesia dengan kota Ningbo.

Duta besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Tiongkok merupakan mitra dagang terbesar bagi Indonesia.

Merujuk pada data BPS, Dubes Djauhari menerangkan bahwa nilai ekspor dan impor Indonesia dengan Tiongkok medio Januari hingga Juni 2019  mencapai sebesar USD 33.02 M.

Selain itu, Dubes Djauhari juga mengatakan bahwa aktivitas perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok juga menyumbang sebesar 20.4 perseb dari total keseluruhan impor eskpor Indonesia.

Baca juga: KAGAMA Harus Ikut Membangun Bantul