RS Darurat Penanganan Covid-19 Siap Tampung 3.000 Pasien

41
Presiden RI Joko Widodo
Presiden Joko Widodo puas dengan kesiapan sarana dan fasilitas RS Darurat Penanganan Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran. Foto: Kementerian PUPR

KAGAMA.CO, JAKARTA – Rumah Sakit (RS) Darurat Penanganan Covid -19 siap untuk menampung dan merawat 3.000 pasien dengan gejala menderita Covid-19 ringan hingga sedang.

Hal itu disampaikan Presiden RI Joko Widodo selepas melakukan peninjauan guna melihat kesiapan fasilitas Rumah Sakit (RS) Darurat Penanganan Covid-19 berikut kelengkapan peralatannya di Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Senin (23/3/2020).

“Baru saja tadi saya mengecek kesiapan wisma atlet ini yang akan kita gunakan untuk persiapan penanganan virus Covid-19,” tutur Kepala Negara yang datang dengan mengenakan kemeja putih dan masker bedah dan sarung tangan latex.

Dia menyampaikan, kapasitas yang mungkin ditampung dalam Wisma Atlet Kemayoran berkapasitas 24.000 orang ini adalah untuk 3.000 pasien.

Ruangan-ruangan di rumah sakit darurat tersebut telah ditata dengan manajemen yang baik antara ruangan pasien, dokter, serta tim paramedis.

Baca juga: Gugah Kesadaran Masyarakat, Ganjar Pranowo Bentuk Polisi Covid

“Saya juga melihat sarana dan prasarana telah siap baik untuk ruangan penanganan pasien, baik ventilator, APD sudah siap sehingga rumah sakit darurat corona ini sudah bisa dipakai.”

“Pasien yang dirawat di RS Darurat ini adalah mereka dengan gejala menderita Covid -19 ringan hingga sedang.”

“Para pasien yang datang juga harus mendapat rujukan dari rumah sakit yang ditunjuk pemerintah untuk menangani Covid-19,” ujar Presiden Joko Widodo.

Sementara itu Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid telah memastikan Wisma Atlet Kemayoran yang dulu digunakan untuk akomodasi para atlet Asian Games 2018 ini siap dijadikan tempat perawatan pasien yang terjangkit virus corona atau Covid-19.

“Kalau fisiknya insyaAllah sudah selesai, tinggal pembersihan dan sebagian instalasi dan alat-medis, serta ruang pendukung seperti akses gudang yang perlu dirapihkan sedikit.”

“Untuk Ruang ICU, IGD serta ruang inap juga sudah siap, tinggal alat-alat medis SDM seperti dokter, perawat dan lainnya telah dilengkapi,” ungkapnya.

Dari 10 tower yang ada di Wisma Atlet Kemayoran, Kementerian PUPR menyiapkan empat tower untuk digunakan sebagai RS Darurat yakni Tower 1, 3, 6 dan 7 yang semuanya berada di Blok D10.

Tower 6 secara utuh mulai lantai satu hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien.

Kapasitas yang tersedia adalah 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang. Satu kamar diperkirakan dapat menampung dua hingga tiga orang pasien.

Tower 7 akan dibagi menjadi beberapa fungsi, di lantai 1 akan digunakan sebagai IGD, lantai dua untuk ICU, lantai tiga untuk ruang refreshing.

Lantas lantai empat hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien.

Kapasitas di Tower 7 adalah 886 unit dengan kapasitas ruang rawat maksimum adalah 2.458 pasien.

Baca juga: Di Tengah Wabah Corona, Warganet Rindukan Sosok Sutopo Purwo Nugroho

Untuk dokter dan petugas medis akan menggunakan Tower 1 lantai satu hingga24 dengan kapasitas 650 unit dan dapat menampung maksimum 1.750 orang.

Sedangkan Tower 3 lantai satu hingga 24 direncanakan untuk Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Jumlah unit yang tersedia sebanyak 650 unit dan dapat menampung maksimal 1.750 orang.

Turut hadir mendampingi Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan ke Wisma Atlet Kemayoran adalah Menteri BUMN Erick Thohir dan Kepala BNPB/Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal Doni Monardo. (Josep)