BULAKSUMUR, KAGAMA – Kopi ternyata bermanfaat sebagai penyembuh luka diabetes. Kandungan kopi robusta yang disebut caffeine dan chlorogenic acid berkhasiat sebagai zat antibakteri. Selain itu, kandungan kedua senyawa tersebut juga mampu memercepat penyembuhan luka pada penderita diabetes yang terinfeksi Staphylococcus aureus resiten Methicillin (MRSA).

Kenyataan tersebut memotivasi sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Farmasi UGM mengembangkan formula herbal berbahan baku kopi, khususnya untuk proses penyembuhan luka pada penderita diabetes. Kelima mahasiswa, Diana Octavirena Antaresty, Fakhri Husain, Maulana Supama Putra, Siti Hartinah, dan Giovani Oka Putra Caesar, berhasil mengembangkan gel untuk mengobati luka diabetes terinfeksi bakteri. Obat tersebut dinamai “Roco Gel”.

Roco Gel dalam kemasan, hasil inovasi Mahasiswa UGM untuk penyembuhan luka pada penderita diabetes (Foto Dok. Humas UGM)
Roco Gel dalam kemasan, hasil inovasi Mahasiswa UGM untuk penyembuhan luka pada penderita diabetes (Foto Dok. Humas UGM)

Ketua Tim Peneliti, Diana Octavirena Antaresty, Selasa (17/6/2017) di UGM menjelaskan, mereka memanfaatkan kopi dari lereng Gunung Merapi, Sleman, Yogyakarta. Pembuatan obat luka diabetes dimulai dengan memilih biji kopi yang matang kemudian disangrai hingga kering dan selanjutnya digiling. Hasil gilingan biji kopi diekstrak dibuat dalam sediaan berbentuk gel berbasis gel CMC-Na dengan konsentrasi ekstrak kopi robusta sebanyak  15 persen.

Selanjutnya, untuk mengetahui khasiatnya, Roco Gel diujicobakan pada luka biopsy pada tikus wistar yang telah diinduksi diabetes tipe 2. Sebelumnya, luka tersebut diinfeksikan bakteri Staphylococcus aureus resiten Methicillin (MRSA).

Pengobatan luka dilakukan selama 14 hari dengan diolesi gel sebanyak dua kali pada pagi dan sore hari. Hasilnya, Roco Gel memberikan efek kesembuhan yang lebih baik pada luka.

“Luka pada tikus yang diolesi Roco Gel rutin menunjukkan kesembuhan yang lebih baik dari gel untuk luka yang dijual di pasaran,” tambah Putra.

Lima mahasiswa UGM dari Fakultas Kedokteran Hewn dan Farmasi mengolah biji kopi Merapi menjadi obat berbentuk gel untuk penyembuh luka bagi penderita diabetes (Foto Dok. Humas UGM)
Lima mahasiswa UGM dari Fakultas Kedokteran Hewn dan Farmasi mengolah biji kopi Merapi menjadi obat berbentuk gel untuk penyembuh luka bagi penderita diabetes (Foto Dok. Humas UGM)

Melalui penelitian yang dilakukan di bawah bimbingan drh. Cristhin Marganingsih Santosa, M. Si ini diketahui bahwa gel ekstrak kopi robusta memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus resiten Methicillin (MRSA). Bahkan, terbukti mampu memercepat penyembuhan luka.

“Roco Gel ini bisa dijadikan alternatif pengobatan luka pada penderita diabetes karena terbukti bisa membunuh MRSA dan memercepat penyembuhan luka,” pungkasnya. [Humas UGM/Ika/rts]