Riwayat Dewan Mahasiswa UGM, Melanjutkan Cita-cita Kemerdekaan

102
Di awal berdiri, Dewan Mahasiswa UGM menyatakan turut bertanggung jawab dan ikut andil dalam mengembangkan UGM sebagai kampus yang baru berdiri, sekaligus melanjutkan cita-cita kemerdekaan Indonesia. Foto: Majalah Gadjah Mada
Di awal berdiri, Dewan Mahasiswa UGM menyatakan turut bertanggung jawab dan ikut andil dalam mengembangkan UGM sebagai kampus yang baru berdiri, sekaligus melanjutkan cita-cita kemerdekaan Indonesia. Foto: Majalah Gadjah Mada

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Semenjak UGM berdiri telah banyak organisasi mahasiswa yang bermunculan.

Salah satu yang paling awal adalah Dewan Mahasiswa.

Dewan Mahasiswa atau sering dikenal dengan Dema didirikan pada 11 Januari 1950.

Dalam Majalah Gadjah Mada terbitan Februari 1950, disebutkan bahwa berdirinya Dema bermula dari keinginan para mahasiswa untuk turut andil dalam mengembangkan dan mendukung UGM yang kala itu baru berdiri.

Para mahasiswa saat itu meyakini perlu dibentuk suatu organisasi antar mahasiswa guna memaksimalkan dukungan dan bantuan untuk universitas.

Baca juga: M. Yamin  Pulangkan Ratusan Mahasiswa Indonesia di Belanda yang Tak Lulus-Lulus di Era 50-an

Organisasi tersebut mereka maksudkan sebagai wadah koordinasi antar perwakilan fakultas.

Supaya mereka dapat bertukar pikiran mengenai program-program yang dijalankan untuk mendukung perkembangan UGM.

Akhirnya, tepat pada 11 Januari 1950 diadakan rapat pleno yang dihadiri perwakilan dari fakultas-fakultas di UGM.

Para peserta dengan suara bulat sepakat untuk membentuk sebuah badan yang dinamakan Dewan Mahasiswa.

Pertama didirikan, Dema diketuai oleh Nazir Alwi dari Fakultas Kedokteran Gigi.

Baca juga: Nostalgia Ospek UGM Era 90-an, Tugas-tugas yang Aneh dan Penuh Kode