Rita Menginisiasi Lahirnya Kolaborasi Pentas Seni di KAGAMA Komunitas

290
Rita ingin Adiswara bisa menjadi inisiator dari kerja bersama atau kolaborasi komunitas-komunitas seni di KAGAMA. Foto: Ist
Rita ingin Adiswara bisa menjadi inisiator dari kerja bersama atau kolaborasi komunitas-komunitas seni di KAGAMA. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM) selalu menjadi rumah kedua bagi Kusuma ‘Rita’ Prabandari hingga saat ini.

Meskipun sudah tidak lagi menjadi mahasiswa, keakraban dan kekompakan alumni PSM UGM tak pernah luntur.

Rita bersama alumni PSM UGM lainnya berinisiatif membantuk KAGAMA komunitas, yang akhirnya resmi dibentuk pada 2016 dengan nama Adiswara Gadjah Mada.

Motivasi sekaligus visinya pun sederhana. Sekumpulan alumni PSM UGM ini hanya ingin menguatkan silaturahmi, membuka wadah bagi mereka untuk bersenang-senang sambil bernyanyi, serta berbakti kepada almamater.

“Bakti almamaternya dalam bentuk kegiatan membantu adik-adik PSM. Misalnya kita menggelar kegiatan dan memperoleh pendapatan, maka dananya digunakan untuk membantu mereka,” ujar Rita saat dihubungi Kagama.

Baca juga: Strategi Berhemat Kuota Internet di Masa Pandemi

Demikian ketika Adiswara menggelar acara tertentu, pihaknya beberapa kali menyediakan sesi-sesi untuk diisi oleh PSM UGM.

Sejak pembentukannya, Rita telah diberi amanah oleh para alumnus PSM untuk menahkodai Adiswara.

Sempat ragu dan tak menyangka harus memimpin selama tiga tahun ke depan, Rita akhirnya dengan senang hati menjalankan amanah.

“Ya berhubung saya senang bernyanyi. Saya juga nggak mau komunitas ini hanya diam saja, ya jadilah kita berkergiatan macam-macam,” ungkap alumnus Manajemen UGM angkatan 1982 ini.

Amanah itu dia emban hingga di periode ke dua ini. Rita ingin Adiswara bisa menjadi inisiator dari kerja bersama atau kolaborasi komunitas-komunitas seni di KAGAMA.

Baca juga: Cerita Ketua Adiswara Gadjah Mada, Ingin Kuliah di Kampus Kerakyatan karena PSM UGM