KAGAMA.CO, BULAKSUMUR—Cita-cita yang gagal belum tentu tidak bisa diraih, bisa jadi ia hanya belum tercapai. Pameo tersebut tampaknya layak disematkan kepada lulusan terbaik Pascasarjana Biologi UGM, Risky Nurhikmayani.

Menurut penuturannya kepada Kagama, perempuan blasteran Bugis-Makassar ini sebenarnya sudah bercita-cita masuk UGM semenjak lulus dari SMA. Sayangnya, karena UGM dianggap terlalu jauh dari kediamannya di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Risky hanya diijinkan oleh orang tuanya untuk mengambil studi di jurusan Biologi Univerisitas Hassanudin, Makassar.

Dosen-dosen UGM dianggap Risky lebih rajin masuk ke kelas. (Foto: Dok. Maulana)
Dosen-dosen UGM dianggap Risky lebih rajin masuk ke kelas. (Foto: Dok. Maulana)

Selain itu, ia memilih UGM dikarenakan di daerahnya belum ada universitas yang menyediakan jurusan Biologi murni. “Di sana adanya cuma pendidikan Biologi,” ujarnya lugas.

Bisa menempuh jenjang master di universitas yang diidamkannya sedari dulu ternyata tak membuat perjalanan Risky menjadi lebih ringan. Ia mengaku harus beradaptasi dengan iklim pendidikan dan kebudayaan yang dianggapnnya berbeda dengan universitasnya dahulu.