BULAKSUMUR, KAGAMA –  Upacara wisuda yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada (UGM), baik kepada program strata Diploma, Sarjana, maupun Pascasarjana (Spesialis, Master, dan Doktor) merupakan bagian dari proses hilirisasi riset. Karenanya, para alumni diharapkan menyiapkan diri untuk terjun di masyarakat untuk membangun desa yang cerdas dan tangguh.

Pernyataan tersebut disampaikan Rektor UGM Prof Ir Dwikorita Karnawati, M Sc, Ph D dalam upacara Wisuda Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Periode III Tahun Akademik 2016/2017, Rabu (19/4/2017) di Grha Sabha Pramana, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta.

“Tanggung jawab anda sekalian untuk menjadi pelopor seperti Kartini. Berani menjadi pelopor di bidang kemajuan masyarakat.  Dua abad yang lalu Kartini sudah berani menginternasional. Jadilah  pelopor seperti Kartini,” ucapnya.

Wisuda Program Pascasarjana UGM Periode III Tahun Akademik 2016/2017 diikuti wisudawan program Spesialis/S2/S3 sebanyak 1241 orang. Masing-masing, wisudawan program studi Master (S2) sebanyak  1287 orang,  program Doktor (S3) sejumlah 60 orang, dan Spesialis sebanyak 74 orang. Dari ketiga program tersebut, masing-masing yang meraih predikat cumlaude untuk program Master sebanyak 258 orang, Spesialis sejumlah 20 orang, dan Doktor sejumlah 35 orang.

Dwikorita juga menandaskan, setelah melewati prosesi wisuda, para alumni kembali ke masyarakat. Ia berharap alumni tetap memegang teguh nilai-nilai UGM dan senantiasa menjunjung tinggi moral dan tata susila serta mengutamakan kepentingan umum dan penuh pengabdian kepada negara.

“Tetaplah bergabung kepada Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada. Melalui Kagama, kita harus bergerak bersama untuk membangun desa yang tangguh,” pungkas Dwikorita menutup pidato. [Taufiq Hakim/R Toto Sugiharto/foto Ayudya Mentari]