KAGAMA.CO, JOGJA – Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng mengajak para pegiat asrama daerah di Jogja untuk menggalang solidaritas dan membantu korban bencana di Lombok dan Palu-Donggala, Sulawesi Tengah.

Hal ini ia sampaikan saat memberi pengantar Dialog Budaya & Gelar Seni “YogyaSemesta” Seri-112 dengan topik: Merajut Solidaritas Kaum Muda. Dialog dihelat oleh Ikatan Keluarga Pelajar-Mahasiswa Daerah (IKPMD) DIY dan YogyaSemesta di Bangsal Kepatihan (16/10/2018).

Panut berharap, para milenial saat ini bisa bersatu untuk turut berempati, simpati, dan memberi bantuan kepada mereka yang terdampak bencana.

“Mestinya kita terus membangun kebersamaan ini untuk kebaikan dan kemakmuran kita bersama,” tuturnya.

Panut Mulyono Ajak Galang Solidaritas.(Foto: Fazrin)
Panut Mulyono Ajak Galang Solidaritas.(Foto: Fazrin)

Saat ini Panut menjelaskan UGM sudah melakukan berbagai hal untuk membantu para korban bencana, baik di Lombok maupun di Sulawesi Tengah.

Beberapa di antaranya ialah dengan mengirim relawan dan donasi serta membantu para mahasiswa UGM yang keluarganya terkena dampak bencana.

Khusus untuk korban bencana di Sulawesi Tengah, UGM memberikan keringanan berupa pembebasan membayar UKT selama satu semester.

Lalu UGM juga memberikan kesempatan bekerja paruh waktu, sehingga mereka bisa menambah penghasilan.

Terakhir Panut mengabarkan bahwa UGM juga mengratiskan program sit in bagi 50 mahasiswa Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah.