KAGAMA.CO., BULAKSUMUR  — Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono M.Eng., D.Eng meresmikan Gedung R. Soegondo, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) pada Senin (30/10). Tidak sekadar bersifat fugsional, gedung tujuh lantai ini memiliki aspek-aspek estetis dan filosofis.

“Ada identitas budaya hadir di gedung ini. Berbagai macam ornamen dan komponen bangunan mencoba mengambil konsep rancangan yang tanggap terhadap budaya lokal dengan relevansi secara ekonomis, ekologis, dan sosial budaya,” ujar Dekan FIB, Dr. Wening Udasmoro, M.Hum., DEA., yang mendampingi Rektor dalam upacara peresmian gedung R. Soegondo.

Ragam kekayaan budaya nusantara tampak jelas dalam fasad bangunan yang terletak persis di samping timur Lapangan Pancasila Grha Sabha Pramana UGM ini. Dekorasi bangunan menggunakan konsep relief kerawangan yang diambil dari ragam etnis nusantara mulai dari batik Yogyakarta, pasurak Toraja, dan sebagainya.

Sementara itu, pola lanskap mengadopsi pola tapak candi-candi di kawasan Prambanan yang dipertegas melalui pembatas berupa pagar pendek dari batu bata seperti yang dijumpai pada lingkungan kuno di kompleks Mataram Kotagede.