Rektor Panut Mulyono Jelaskan Upaya UGM dalam Membangun Ekosistem Digital Learning

42
Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono, menilai pengembangan konten dan teknik penyampaian materi oleh dosen menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital learning. Foto: Ist
Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono, menilai pengembangan konten dan teknik penyampaian materi oleh dosen menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital learning. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono, menyadari penyelenggaraan proses belajar mengajar pada masa pandemi Covid-19 memerlukan adaptasi dan inovasi.

Panut Mulyono menyampaikannya dalam webinar Sinergi UGM dan KAGAMA: Membangun Ekosistem Digital, Kamis (15/10/2020).

Webinar ini diselenggarakan oleh UGM Kampus Jakarta dan Pengurus Pusat KAGAMA.

Menurut Panut, pada dasarnya UGM telah menginisiasi sistem pendidikan yang inovatif sejak lama, bahkan sebelum pandemi Covid-19 terjadi.

Momentum pandemi saat ini dipandangnya dapat dimanfaatkan sebagai ajang untuk menunjukkan inovasi baru dan mewujudkan Indonesia yang berdaya saing tinggi.

Baca juga: Ganjar Pranowo Ditelepon Ari Lasso Usai Bantu Jualkan Sambal Karya Warga Blora

“Tidak menutup kemungkinan bahwa bangsa Indonesia akan menjadi negara adidaya teknologi dan ekonomi yang disegani di dunia,” tutur Panut.

“Jika modal sosial, kreativitas, dan inovasi, yang telah kita dapatkan saat pandemi Covid-19 dapat terus dipertahankan di masa normal baru,” terang alumnus Teknik Kimia UGM ini.

Panut menilai, tuntutan terhadap inisiatif dalam adaptasi normal baru Covid-19 di lingkungan perguruan tinggi semakin besar.

Terlebih, ketika implementasi proses pembelajaran dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan secara daring.

Teknologi dan regulasi yang cukup jelas tentang pembelajaran daring telah tersedia.

Baca juga: Berawal dari Gubuk Kecil di Kantin Fapet UGM, Bisnis Es Krim Mirza Kini Sudah Menggandeng 50 Restoran