Rektor Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman di Era Digital

43
Rektor berharap semangat nasionalisme masyarakat semakin bergelora. Foto: Humas UGM
Rektor berharap semangat nasionalisme masyarakat semakin bergelora. Foto: Humas UGM

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Jelang pelaksanaan Kongres Pancasila yang ke-11 pada 15-16 Agustus mendatang, UGM menyelenggarakan Aubade Pancasila yang dimeriahkan oleh 1.211 orang dari 37 grup paduan suara.

Digelar pada Rabu (14/08/2019) di Halaman Gedung Pusat UGM, Aubade yang diorganisasikan oleh Paduan Suara Gelora Bahana Patria.

Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., menyampaikan, Aubade adalah salah satu cara kita untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan Pancasila pada masyarakat luas, khususnya generasi muda.

“Di sini UGM mengajak masyarakat luas untuk bernyanyi bersama, mengumandangkan lagu-lagu perjuangan,” jelas Panut dalam sambutannya.

Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., menyampaikan, Aubade adalah salah satu cara kita untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan Pancasila pada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Foto: Humas UGM
Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., menyampaikan, Aubade adalah salah satu cara kita untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan Pancasila pada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Foto: Humas UGM

Baca juga: Wajah Islam Ada di Indonesia

Syukuri Kekayaan Negeri dengan Menghargai Keberagaman

Panut memaparkan, dengan mengumandangkan lagu-lagu tersebut, masyarakat bisa meresapi semangat para pendahulu yang telah berjuang dan mempertahankan kemerdekaan.

Selain itu, masyarakat bisa mensyukuri kekayaan negeri.

“Berkumpulnya 37 kelompok paduan suara di sini, mulai dari SD hingga kelompok lanjut usia merupakan simbol bahwa keberagaman dapat menciptakan harmoni. Seperti halnya harmoni yang ada di kampus UGM,” ujar Panut.

Seperti halnya UGM, kata Panut, civitas akademika berasal dari berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke.

Semuanya bergotong-royong dan bekerja sama untuk menghasilkan kerja nyata.

Baca juga: Mahasiswa Baru UGM Harus Bangun Integritas dan Persatuan Bangsa

Panut berharap semangat nasionalisme masyarakat semakin bergelora.

“Bersama-sama kita gaungkan ke seluruh pelosok nusantara. Jangan ragu membagi semangat nasionalisme dalam acara Aubade ini ke berbagai media sosial,” ajaknya.

Di samping itu, kata Panut, bisa juga dengan me-repost materi publikasi dari aubade dan Kongres Pancasila di akun media sosial UGM.

Panut mengajak masyarakat untuk menyebarkan kebenaran dan kebaikan serta memerangi berita-berita bohong yang melemahkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Dari UGM, dari Yogyakarta, kita sebarkan semangat nasionalisme dan perkuat persatuan bangsa,” pungkas Panut.

Adapun kelompok paduan suara yang terlibat dalam acara ini antara lain SD BOPKRI Gondolayu, SD Keputran 1, SDN Tegal Panggung, SD Kanisus Wates, SMPN 10 Yogyakarta, SMPN 14 Yogyakarta, SMP Muhammadiyah 9, SMPN 1 Yogyakarta, SMAN11 Yogyakarta, SMK 1 Depok, serta Taman Madya Ibu Pawiyatan.

Selain itu, juga PSM Universitas Terbuka, PSM Universitas Sarjanawiyata, PS Gelora Bahana Patria, PS Adiswara Gadjah Mada, PS RSUP Dr. Sardjito, Klub Sariswara, dan 11 UPT Kemendikbud Yogyakarta.

Selain Rektor, dalam kesempatan tersebut Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara menyampaikan Orasi Kebangsaan. (Kinanthi)

Baca juga: Masa Depan Islam dan Pancasila