BULAKSUMUr, KAGAMA – UGM Residence menggelar Pentas Seni Kemerdekaan dan Kedaulatan, Kamis (17/8/2017) malam. Acara yang beratajuk “Lintas Generasi Membangun Prestasi Semangat Gotong Royong” ini bertempat di panggung terbuka terowongan selatan Taman Kearifan (Wisdom Park) UGM, Blaksumur, Yogyakarta.

General Manager UGM Residence,Ir. FX. Pri Joewo Guntoro, Dipl. HE, M. Si. dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan upaya dari UGM Residence untuk semakin mengenalkan Taman Kearifan untuk berbagai kegiatan. “Sejak September 2016 hingga Juni 2017, Taman Kearifan telah dikunjungi sebanyak 38.250 pengunjung. Kita juga memproduksi air mineral Toyagama yang telah memasok sebanyak 11.734 botol untuk event di UGM,” papar Guntoro.

Penyaji seni pertunjukan dengan kostum nuansa merah tengah berunjuk kebolehan (Foto ISTIMEWA)
Penyaji seni pertunjukan dengan kostum nuansa merah tengah berunjuk kebolehan (Foto ISTIMEWA)

Sementara itu, mewakili Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M. Eng., D. Eng., Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni UGM Dr. Paripurna P. Sugarda, SH, M. Hum., LLM mengucapkan selamat datang kepada para hadirin di Taman Kearifan UGM. Mulanya, kata Paripurna, Taman Kearifan hanya berupa lembah yang kini sudah menjadi salah satu ikon yang disebut Taman Kearifan. “Silakan jika ada kegiatan, baik mahasiswa atau Bapak Ibu. Ini untuk acara diskusi, sharing, dan sebagainya,” ajaknya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa acara ini penting untuk menjalin persaudaraan dan mengisi hal-hal yang baik dan luhur sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa. “Marilah malam ini kita saling berbagi pengalaman dan spirit untuk mengisi kemerdekaan,” pungkasnya, sambil mengajak para hadirin memekikkan kata “Merdeka” sebanyak tiga kali.

Mahasiswa dan masyarakat berbaur menikmati pertunjukan yang disajikan di Taman Kearifan (Foto ISTIMEWA)
Mahasiswa dan masyarakat berbaur menikmati pertunjukan yang disajikan di Taman Kearifan (Foto ISTIMEWA)

Orasi bertajuk “Gerakan Restorasi Sungai Indonesia” turut mewarnai acara malam itu. Dalam orasinya, dosen Jurusan Teknik Sipil UGM Dr. Ir. Agus Maryono mengajak para hadirin untuk menjaga dan merawat sungai. Apabila sungai tercemar dan berbau, maka kehidupan akan mengalami kehancuran.

“Sungai adalah gambaran daripada kita. Jika dia lestari, produktif , dan barokah, begitu juga kehidupan di sekitarnya,” ujar peraih penghargaan sebagai Pelopor Restorasi Sungai dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2015 ini.

Penonton bebas memilih spot untuk posisi menonton dan mengapresiasi di area Taman Kearifan, Lembah, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta (Foto ISTIMEWA)
Penonton bebas memilih spot untuk posisi menonton dan mengapresiasi di area Taman Kearifan, Lembah, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta (Foto ISTIMEWA)

Acara yang digelar sejak pukul 19.00 dimeriahkan oleh pertunjukan seni oleh Mahasiswa Baru penghuni Asrama Karang Gayam, Mahasiswa Baru Santren, Mahasiswa Baru Bulaksumur, Mahasiswa Baru Baciro, Mahasiswa Baru Sagan. Tak hanya itu, Band Angklung Tradisional, Padamu Band, serta The Dean 16:21 juga turut menyemarakkan acara.

Turut hadir dalam acara antara lain jajaran pengurus rektorat, dekan, dan para mahasiswa yang mengenakan dress code kemeja merah dan putih. Selama pergelaran berlangsung, tampak warga sekitar juga antusias ikut menikmati sajian pentas seni yang terdiri atas musik tradisional, puisi, vokal grup, dan solo instrumen.[TH]