RAUIE Anugerahkan Penghargaan pada KBRI Moskow

20
Dubes M. Wahid Supriyadi hadiri dan sampaikan sambutan pada acara Malam Gala terkait Summing Up of the Year of Russian Asian Cooperation 2019 yang diselenggarakan oleh the Russian Asian Union of Industrialists and Entrepreneurs (RAUIE) di Moskow. Foto : KBRI Moskow
Dubes M. Wahid Supriyadi hadiri dan sampaikan sambutan pada acara Malam Gala terkait Summing Up of the Year of Russian Asian Cooperation 2019 yang diselenggarakan oleh the Russian Asian Union of Industrialists and Entrepreneurs (RAUIE) di Moskow. Foto : KBRI Moskow

KAGAMA.CO, MOSKOW – The Russian Asian Union of Industrialists and Entrepreneurs (RAUIE) memberikan penghargaan Cultural Breakthrough of the Year kepada KBRI Moskow dalam acara 3rd Annual Golden Dragon Award yang mereka selenggarakan di Moskow, Jumat (13/12/2019).

Presiden RAUIE Vitaly Mankevich menyerahkan penghargaan itu pada KBRI Moskow dalam acara Malam Gala Summing Up of the Year of Russian Asian Cooperation 2019.

Dalam sambutannya, Vitaly menilai KBRI Moskow adalah Kedutaan asing yang aktif menyelenggarakan kegiatan budaya di Rusia.

KBRI Moskow adalah satu-satunya kedutaan besar di Rusia menerima penghargaan di bidang budaya.

Baca juga: Nuansa Wayang dan Perjuangan Bakal Warnai Nitilaku UGM 2019

Pada malam gala tersebut, KBRI Moskow juga mempersembahkan Tari Cendrawasih dari Bali oleh tim kesenian binaan KBRI Moskow, Kirana Nusantara Dance.

KBRI Moskow gencar menyelenggarakan berbagai kegiatan budaya di Rusia sejak 2016 untuk lebih mempromosikan Indonesia di Rusia.

Kegiatan budaya tidak hanya di Moskow, tetapi juga di sejumlah kota lainnya seperti Korolyov, Saint Petersburg, Suzdal, Kaliningrad, Tomsk, Ivanovo, dan Kazan.

Salah satu kegiatan terbesar yang diselenggarakan KBRI Moskow adalah Festival Indonesia yang mulai sejak tahun 2016 dan tahun ini merupakan festival keempat kalinya.

Berbagai sajian budaya Indonesia dipersembahkan dalam festival tersebut, seperti membatik, kuliner, peragaan busana, pencak silat, tarian, alat musik, wayang kulit, dan pameran produk-produk Indonesia.

Festival Indonesia tersebut dikunjungi 117.669 orang dan merupakan kegiatan terbesar yang diselenggarakan perwakilan asing di Rusia.

Baca juga: Indonesia Bersiap Tatap Era Blockchain, Apa Manfaatnya?

Malam gala ini juga dihadiri oleh para pengusaha dan asosiasi perusahaan dari Rusia dan sejumlah negara Asia, pejabat pemerintah Rusia, perwakilan berbagai wilayah Rusia, dan para duta besar atau perwakilan sejumlah Kedutaan negara Asia di Rusia, seperti Indonesia, Filipina, Tiongkok, dan Kamboja.

Hadir dalam pertemuan tersebut Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M. Wahid Supriyadi yang didampingi Sekretaris Pertama Penerangan dan Sosial Budaya Enjay Diana, dan Sekretaris Pertama Ekonomi Cahya Sumaningsih.

Dubes Wahid menyampaikan bahwa banyak potensi kerja sama Indonesia dengan Rusia yang dapat dikembangkan, khususnya di bidang ekonomi, perdagangan dan pariwisata.

Penyelenggaraan empat kali Festival Indonesia di Moskow telah memberikan dampak positif pada peningkatan hubungan Indonesia dengan Rusia.

“Saya berharap pengembangan kerja sama antara RAUIE dengan KBRI Moskow dapat lebih meningkatkan volume perdagangan yang tahun lalu mencapai US$2,55 miliar,” kata Dubes Wahid dalam sambutannya.

RAUIE adalah asosiasi bisnis yang menangani program-program perdagangan, ekonomi, investasi dan kerja sama kemanusiaan antara lembaga negara, bisnis, dan publik di Rusia dan negara-negara Asia.

RAUIE mendukung pemerintah Rusia dalam menerapkan kebijakan. (Josep)